Pengunjung Polsek Kebayoran Lama : Kami Tidak Takut!

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana Polsek Kebayoran Lama. (Foto: Akbar Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Polsek Kebayoran Lama. (Foto: Akbar Ramadhan/kumparan)

Teror yang menyerang Polsek Kebayoran Lama tak membuat pengunjung yang datang ke Polsek Kebayoran Lama menjadi ciut nyali. Pantauan kumparan (kumparan.com) pada Rabu pagi (5/7), Polsek Kebayoran Lama masih ramai didatangi pengunjung yang ingin membuat surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).

Salah satunya warga bernama Abdul Haris (49) yang mendatangi kantor polisi itu karena akan mengurus SKCK. Ia mengaku sudah mengetahui adanya aksi teror di Polsek Kebayoran Lama pada Selasa pagi (4/7) itu.

"Saya tahu kemarin ada ustaz di rumah bilang ada pemasangan bendera ISIS di Polsek gitu," ucap Haris kepada wartawan di Polsek Kebayoran Lama, Rabu (5/7).

Abdul Haris, warga di Polsek Kebayoran Lama (Foto: Akbar Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Abdul Haris, warga di Polsek Kebayoran Lama (Foto: Akbar Ramadhan/kumparan)

Meski begitu Haris mengaku tak gentar dengan aksi teror tersebut. Pria yang rumahnya tak jauh dari Polsek Kebayoran Lama ini mengatakan aksi teror harus dihadapi secara bersama-sama.

"Saya enggak pernah takut, apalagi hal semacam itu harus kita hadapi bersama, jadi mungkin kita harus cari informasi, kita harus tahu," ujar Haris.

Meski sempat ada aksi teror, namun Haris mengatakan pelayanan yang ada di Polsek Kebayoran Lama hari ini tak terganggu. "Pelayanan di sini memang lancar sekali, setelah kejadian itu juga lancar aja," ujar dia.

Suasana Polsek Kebayoran Lama (Foto: Akbar Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Polsek Kebayoran Lama (Foto: Akbar Ramadhan/kumparan)

Polsek Kebayoran Lama mendapat teror oleh orang tak dikenal pada Selasa pagi (4/7). Berdasarkan rekaman kamera pengintai, diduga ada dua orang yang meneror Polsek Kebayoran Lama. Teror tersebut berupa pemasangan bendera ISIS serta pelemparan secarik kertas yang bernada ancaman.