Penjaga Kenang Habibie: Tetap Berziarah ke Makam Ainun, meski Hujan

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pekerja kebersihan rekanan TMP Kalibata Utama saat ditemui, Jumat (13/9). Foto: Efira Tamara Thenu/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pekerja kebersihan rekanan TMP Kalibata Utama saat ditemui, Jumat (13/9). Foto: Efira Tamara Thenu/kumparan

Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie menghembuskan nafas terakhirnya di usinya yang ke-83 karena mengalami gagal jantung. Tidak hanya keluarga, duka mendalam juga dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Sosok Habibie tidak hanya dikenal cerdas, namun juga romantis. Bahkan, sebelum berpulang, Habibie diketahui rutin berziarah ke makam Ainun, istri tercintanya.

"Kebetulan sekitar kurang lebih 3 minggu itu sebelum sakit sudah sempat ziarah dulu, terakhir sekali. Sekitar akhir Juli. Biasanya berkunjung ziarah seminggu sekali setiap hari Jumat," ujar Pekerja kebersihan rekanan TMP Kalibata Utama, Joko, saat ditemui, Jumat (13/9).

Personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) mengusung peti jenazah almarhum Presiden Ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie menuju ke liang lahat. Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Joko bercerita, Habibie rutin berziarah ke makam Ainun setiap Jumat pagi, sekitar pukul 08.00 WIB. Biasanya, kata dia, Habibie membaca yasin dan tahlilan selama 30 menit.

Bahkan, kata Joko, rutinitas ini tak mengenal cuaca. Meski hujan mengguyur, Habibie tetap datang berziarah ke makam Ainun. Saat hujan mengguyur, Joko bercerita, Habibie kerap kali datang ke makam Ainun dengan menggunakan boots.

"Alhamdulillah saya sering payungi juga. Kadang pakai sepatu boots. (Sepatu bootsnya) dari kediamannya dia punya sendiri," cerita Joko.

Personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) mengusung peti jenazah almarhum Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie. Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Joko mengatakan, dulu Habibie bahkan datang ke makam Ainun setiap hari, selama 100 hari kepergian Ainun. Habibie sering kali datang ke makam Ainun seorang diri ataupun ditemani oleh putra dan cucunya.

"Seringnya datang sendiri atau dengan Pak Ilham sekeluarga, sama cucu, Bu Widia, Bapak Thareq. Waktu pemakaman Bu Ainun hampir setiap hari selama 100 hari. Walaupun panas, hujan, beliau pasti datang," ujarnya.

Joko kemudian mengenang kata-kata Habibie yang menyentuhnya. Dia menyebut, Habibie pernah mengatakan akan menyatu lagi dengan Ainun.

"Kata-kata terakhir itu, sementara ini enggak bisa ketemu, tapi yakin bakal menyatu lagi," tuturnya.

Presiden ke-3 RI BJ Habibie berziarah ke makam istrinya, Hasri Ainun Habibie di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Rabu (5/6/2019). Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Habibie meninggal di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, di usia 83 tahun. Habibie dinyatakan wafat pada Rabu (11/9) sekitar 18.05 WIB akibat gagal jantung.

Kini, makam Habibie bersanding dengan makam Ainun. Keduanya dimakamkan di TMP Kalibata. Di depan kedua makamnya, terdapat makam Ibu Negara ke-6 Ani Yudhoyono.