Penjelasan BMKG soal Jabodetabek Hujan Deras meski Masuk Musim Kemarau

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi lalu lintas jalan raya saat hujan. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi lalu lintas jalan raya saat hujan. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan mengapa Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) diguyur hujan deras seharian pada Jumat (16/6) meski sudah masuk musim kemarau.

Rupanya, kondisi ini disebabkan oleh dinamika atmosfer Madden Julian Oscillation (MJO) dan gelombang atmosfer Kelvin Wave dan Equtorial Rossby Wave. Fenomena ini membuat pertumbuhan awan hujan terjadi dalam skala yang luas.

“Kedua fenomena tersebut cukup signifikan dalam memicu terjadinya kejadian hujan di beberapa wilayah di Indonesia untuk saat ini dan diprediksikan masih cukup aktif hingga beberapa hari ke depan,” kata Plt Kepala Pusat Meteorologi Publik, Andri Ramdhani, dalam keterangan tertulis, Jumat (16/6).

Selain kedua faktor tersebut, pergerakan pola belokan angin juga memberikan pengaruh yang cukup signifikan.

Berpotensi hujan hingga 20/25 Juni

Adapun dinamika atmosfer ini tidak hanya terjadi di Jabodetabek, tapi juga hampir seluruh wilayah Indonesia bagian barat hingga timur.

Untuk wilayah Indonesia bagian barat fenomena tersebut berpengaruh meningkatkan hujan hingga 20 Juni 2023, sedangkan untuk wilayah timur hingga 25 Juni 2023.

Untuk DKI Jakarta, fenomena hujan lebat ini diprediksi akan terus terjadi sampai akhir pekan nanti.

“Pada periode tanggal 16-18 Juni 2023, potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat, yaitu di wilayah Aceh, Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua,” tutur Andri.

Sejak Jumat (16/6) dini hari, hujan mengguyur Jabodetabek dan baru terang sekitar pukul 13.00-14.00 WIB WIB.