Penjelasan Mengapa Tentara Burkina Faso Memberontak dan Sekap Presiden
ยทwaktu baca 3 menit

Mata dunia kini tertuju ke salah satu negara termiskin di dunia, Burkina Faso. Sejak akhir pekan lalu, Burkina Faso bergejolak.
Pemicu terjadinya gejolak di negara di Afrika Barat itu adalah pemberontak tentara Burkina Faso. Kini, mereka tidak lagi menjalankan tugas utamanya menjaga kedaulatan negara. Simbol Burkina Faso, Presiden Roch Kabore, mereka tahan di sebuah kamp militer.
Sebelum penangkapan, tentara Burkina Faso diduga terlibat baku tembak di dekat kediaman Kabore. Mereka juga diduga kuat memprovokasi warga membakar kantor partai penguasa Burkina Faso yang dipimpin Kabore.
Rentetan peristiwa tersebut mempertunjukkan kemarahan tentara Burkina Faso yang seakan tidak bisa dibendung lagi.
Pertanyaannya, mengapa tentara begitu marah?
Seorang juru bicara pembelot militer, beberapa saat sebelum penangkapan Presiden mengungkapkan ketidakpuasan mereka atas pemerintahan Kabore serta cara eksekutif memperlakukan militer.
Kepada jurnalis di Burkina Faso, militer menyatakan mereka menuntut pemerintah memberikan sumber daya, berupa senjata dan lainnya, dan pelatihan tepat demi mengalahkan Al-Qaeda dan ISIS. Dua kelompok teroris ini beroperasi di Afrika bagian barat dan menjadi ancaman serius terhadap keamanan bangsa dan negara.
Reuters dalam laporannya menulis, kemarahan militer terkait dengan peristiwa pada 27 November 2021 lalu. Saat itu, militer Burkina Faso berhadapan melawan kelompok bersenjata afiliasi Al-Qaeda.
Tak disangka, militer Burkina Faso kalah. Lebih menyedihkan lagi 49 anggota militer beserta 4 warga sipil tewas pada pertempuran di dekat tambang emas di Inata.
Militer mengakui bukan cuma kalah senjata, tentara tidak dibekali logistik cukup untuk bertempur. Tentara Burkina Faso yang dikirim ke medan pertempuran dikabarkan tidak mendapat jatah makan selama dua minggu.
Tuntutan pemberontak militer tak hanya perbaikan kondisi dan senjata yang memadai. Mereka juga meminta Presiden mencopot kepala intelijen dan Panglima Militer. Tentara yang terluka juga diminta dirawat dengan perawatan terbaik dan kesejahteraan anggota keluarga mereka harus pula jadi prioritas.
Apa yang Terjadi di Burkina Faso Berimbas pada Wilayah
Pemberontakan militer di Burkina Faso dinilai oleh kantor berita Reuters, harus menjadi perhatian khusus bagi negara-negara lain di kawasan Afrika barat dan sekitarnya.
Sebab, pemberontakan membuktikan semakin kuat pengaruh kelompok ekstrem di bawah ISIS dan Al-Qaeda di Afrika Barat. Militan sudah menguasai beberapa area di Burkina Faso, Mali sampai Niger.
Para ahli regional Afrika juga mencemaskan, kondisi di Burkina Faso bakal menular ke negara-negara sekitar. Hal itu bisa terjadi jikalau pemerintah negara Afrika Barat lainnya tidak memperhatikan kebutuhan militernya secara saksama.
Bila kondisi Burkina Faso dibiarkan terus menerus memburuk, kestabilan Afrika Barat berpotensi ikut memburuk.
Penghasil Emas yang Miskin
Sebelum pemberontakan berujung penyekapan Presiden terjadi, kondisi Burkina Faso sudah memprihatinkan. Situasi yang terjadi berbanding terbalik dengan sumber daya alam di 'perut bumi' Burkina Faso.
Seperti sudah disinggung sebelumnya, Burkina Faso adalah salah satu penghasil emas terbesar di dunia. Tapi, emas cuma satu dari banyak kekayaan di sana. Burkina Faso juga penghasil mangan, batu kapur, marmer, fosfat, batu apung, dan garam.
Kekayaan sebanyak itu nyatanya tidak bisa dikelola Burkina Faso. Selain itu, pertambangan di Burkina Faso kini banyak yang dirampas kelompok teroris.
Akibat dari itu, Burkina Faso masuk ke dalam daftar negara miskin. Warga Burkina Faso pun banyak yang menderita kelaparan. Situasi semakin pelik akibat tanah Burkina Faso rawan kekeringan.
