News
·
27 Oktober 2020 14:30

Penjelasan Pemprov DKI soal Pemakaman Fahrurrozi Ishaq Tanpa Protap Corona

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Penjelasan Pemprov DKI soal Pemakaman Fahrurrozi Ishaq Tanpa Protap Corona (126784)
searchPerbesar
Warga ramai kunjungi proses pemakaman KH Fakhrurrozi Ishaq di TPU Kober, Jatinegara, Selasa (27/10). Foto: Sekjen PA 212
Petinggi FPI Fahrurrozi Ishaq meninggal dunia. Hasil swab di RS Polri dua hari sebelumnya menyatakan positif corona.
ADVERTISEMENT
Namun, almarhum tak mau dirawat walau ditawari ruang VVIP khusus corona. Almarhum pulang, hingga dua hari kemudian kondisinya memburuk.
Dini hari tadi, Selasa (27/10) pukul 00.15 WIB, almarhum menghembuskan nafas terakhir di RS Hermina. Jenazah almarhum dibawa pulang.
Siang ini almarhum yang pernah menjadi Gubernur bayangan untuk melawan Ahok ini dimakamkan.
Kepala Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Christian Tamora Hutagalung mengatakan, pihaknya tak mendapatkan infomasi terkait penanganan untuk jenazah corona. Sehingga makam disediakan sesuai dengan permintaan yang masuk.
"Saya tidak diinformasikan begitu (positif corona). Kita hanya menyediakan tempatnya sesuai permintaan," ujar Christian saat dikonfirmasi, Selasa (27/10).
Penjelasan Pemprov DKI soal Pemakaman Fahrurrozi Ishaq Tanpa Protap Corona (126785)
searchPerbesar
Suasana di rumah duka KH Fahrurrozi Ishaq. Foto: Dok. Istimewa
Dari foto suasana pemakaman terlihat ada banyak pelayat yang datang. Walau saat penerapan PSBB transisi seharusnya jumlah pelayat dibatasi.
ADVERTISEMENT
"Di masa PSBB transisi kita sebenarnya dibatasi maksimum 20 orang. Mungkin almarhum karena tokoh jadi banyak simpatisannya," kata dia.
Jenazah Fahrurrozi Ishaq dimakamkan di TPU Kober Kelurahan Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur. Saat proses pemakaman, juga terlihat ada tenda milik Sudin Kehutanan di atas makam Fahrurrozi.
"Informasinya TPU Kober," tuturnya.
Sebelumnya, kata KABID Yan Medwat RS Polri Kombes Pol Yayok Witarto mengkonfirmasi status positif corona Fahrurrozi. Dia mengatakan, Fahrurrozi sempat direkomendasikan dirawat di ruang VVIP corona namun menolak.
"Beliau hasil swab di RS Polri confirm COVID-19," ujar Yayok.