Penjelasan Pertamina soal Warna Pertamax dan Pertalite di SPBU Cisauk

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
SPBU di daerah Cisauk (Foto: Facebook/Panji Aribowo)
zoom-in-whitePerbesar
SPBU di daerah Cisauk (Foto: Facebook/Panji Aribowo)

SPBU 34-15311 di Cisauk, Tangerang, tengah menjadi sorotan karena dugaan menjual Pertamax dan Pertalite dengan warna yang sama. Padahal biasanya kedua warna BBM itu berbeda, Pertalite (hijau terang) dan Pertamax (biru kehijauan).

Banyak netizen yang menyebut jika SPBU melakukan kecurangan.

Direktur Pemasaran Pertamina, Muchamad Iskandar membantah tudingan tersebut. Menurutnya, begitu ada laporan kejadian di Cisauk, pihaknya langsung melakukan uji lab terhadap temuan tersebut.

Menurutnya, dari hasil laboratorium terhadap sampel dari SPBU Cisauk, BBM yang dijual tersebut sudah sesuai spesifikasi. Yakni Pertamax yang sudah sesuai angka research octane number (RON) nya yaitu 92 dan Pertalite 90,2.

"Itu hanya masalah warna, itu kan biru (Pertamax) sama hijau tua (Pertalite) jadi hampir mirip. Di botol biasa enggak kelihatan, tapi kalau di gelas ukur di laboratorium kelihatan," jelas Iskandar di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (16/8).

Perbedaan Pertamax dan Pertalite di Lab (Foto: Edy Sofyan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan Pertamax dan Pertalite di Lab (Foto: Edy Sofyan/kumparan)

Ia menambahkan, sudah memintakan sertifikat untuk hasil uji lab yang membuktikan tidak ada manipulasi atau pencampuran BBM Pertamax dan Pertalite.

"Kalau ada yang bilang oplosan juga enggak masuk akal, ini kan barang bagus, sudah diuji lab. Kalau enggak sesuai dengan spesifikasi kan ya bisa ditutup lah SPBU-nya," papar Iskandar.

Sebelumnya kesamaan warna BBM ini sempat diceritakan oleh Panji Aribowo di akun Facebooknya. Dia mengaku membeli Pertamax dan Pertalite dengan warna yang sama dari SPBU tersebut, yaitu hijau terang.

"...sampai di rumah langsung tuang ke botol kaca, awalnya saya gak sadar dengan warna kedua bbm tersebut, tapi orang tua menanyakan "A', ini mah Pertalite" dan saya melihat dirigennya Pertamax "ini, Pertamax kok mah". Rancu dengan itu, kemudian saya menuang Pertalite ke botol kaca juga, dan ternyata sama warnanya," tulis Panji di statusnya.

Keluhan Panji ini kemudian tersebar di media sosial. Netizen banyak yang menyebut jika SPBU melakukan kecurangan.

Seperti akun @Asep Darso yang berkomentar "Ini menipu masyarakat banyak", "Memang skg SPBU banyak kecurangan" komentar akun @Ragil Putra Purworejo, akun @Alyfazz Marquez "Bagus lah mending klo ada kecurangan apapun rekam upload dan VIRALKAN biar tau rasa, merugikan masyarakat saja," serta masih banyak lagi.

facebook embed