Penjelasan Sekda Takalar soal 'Jokowi Angkat Guru Jadi CPNS Jika Gibran Menang'

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
9
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi PNS. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi PNS. Foto: Dok. Istimewa

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Takalar, Sulsel, Muhammad Hasbi, angkat bicara terkait video viral yang diduga mengkampanyekan cawapres nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka, saat acara Rembuk Guru Kabupaten Takalar.

Dia mengatakan, pernyataan terkait pengangkatan CPNS hanya merupakan kutipan dari janji Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk membuka formasi CPNS.

"Tidak ada ajakan memilih pasangan calon ataupun menyampaikan visi-misi paslon, yang saya sampaikan adalah program Presiden," kata Hasbi melalui keterangan tertulisnya yang diterima, Senin (15/1).

Hasbi menceritakan, peristiwa dalam video itu saat dia menghadiri acara Rembuk Guru Kabupaten Takalar pada Rabu (10/1). Kegiatan itu dihadiri oleh seluruh guru, baik guru PNS, PPPK dan honorer.

Dalam kegiatan, terdapat diskusi. Peserta sempat mempertanyakan terkait masih banyak guru honorer yang belum terangkat menjadi ASN maupun PPPK.

"Ada sorotan terhadap belum diangkatnya seluruh guru honorer. Jadi saya jelaskan mengenai postur APBD yang tidak mampu menjamin ketersediaan anggaran untuk gaji PPPK jika ditambah. Di situlah saya kutip pernyataan Bapak Presiden yang berkomitmen mengangkat jutaan CPNS pada masa mendatang," ucapnya.

Tetapi dalam diskusi tersebut, terdapat orang yang tidak bertanggung jawab. Dia diduga dengan sengaja merekam dan memotong video diskusi tersebut yang mengakibatkan timbulnya persepsi lain dalam masyarakat.

"Jadi saya menyesalkan peristiwa ini. Jika Anda hadir langsung, maka akan paham alur diskusi itu. Rasanya Ada tangan-tangan jahat yang mencoba merusak stabilitas daerah ini pada tahun politik 2024," bebernya

Ia menegaskan telah mengikuti deklarasi netralitas ASN.

"Kita semua sudah mengikuti deklarasi netralitas ASN. Dan sekadar diketahui, acara itu dihadiri Ketua DPRD Takalar yang berasal dari partai PKS yang merupakan pengusung pasangan capres. Jika betul saya mengkampanyekan capres lain, maka beliau yang pertama kali akan mencak-mencak di acara itu," ujarnya

Dia berharap agar polemik ini segera diakhiri dan kembali menjaga suasana sejuk jelang pencoblosan Pemilu 2024.

Sebelumnya, viral video memperlihatkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Takalar, Sulsel, Muhammad Hasbi diduga mengkampanyekan cawapres nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka.

Dalam video, Hasbi menghadiri kegiatan Rembuk Guru di Museum Daerah Balla Appaka Sulapa' Takalar, pada Rabu (10/1). Saat berbicara, Hasbi memaparkan terkait kesulitan Pemkab Takalar untuk mendanai PPPK.

Ia kemudian meminta kepada guru-guru yang belum terangkat PPPK agar menunggu seleksi CPNS. Dan disela-sela sambutannya itu, Hasbi menyebut bahwa Jokowi sudah menjanjikan pengangkatan CPNS jika Gibran menang.

"Pak Jokowi sudah janjikan, kalau anaknya menang. Insyaallah akan dilanjutkan program pengangkatan CPNS jutaan," sebut Hasbi kepada peserta Rembuk Guru.