Penjelasan Wamenhan soal Pengangkatan Deddy Corbuzier Sebagai Stafsus
·waktu baca 2 menit

Wakil Menteri Pertahanan, Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto ditanyai terkait pengangkatan 5 staf khusus di Kementerian Pertahanan. Pelantikan ini di tengah Presiden Prabowo melakukan efisiensi anggaran.
Donny mengatakan, pengangkatan 5 stafsus tersebut tak akan mengganggu belanja pegawai. Ia memastikan hal tersebut sesuai aturan dan memenuhi syarat.
"Di tengah efisiensi anggaran memang kita melakukan pengangkutan staf khusus karena masih ada ruang untuk kita melakukan untuk belanja pegawai kan tidak kita potong ya. Jadi belanja pegawai memang ada posnya di sana dan itu masih memenuhi syarat untuk melakukan penambahan staf khusus," kata Donny di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (13/2).
Terkait Deddy Corbuzier dari 4 orang yang dilantik, Donny menyebut, hal tersebut sesuai dengan kompetensinya di bidang media. Kemhan membutuhkan peran Deddy.
"Kalau itu kan memang kompetensinya saudara Deddy Corbuzier ya di bidang media memang itu yang kita butuhkan. Sehingga mengangkat staf khusus sesuai dengan kompetensinya," jelasnya.
Doddy juga merespons aksi Deddy yang sempat menunjukkan kekesalannya terhadap komentar siswa yang mengkritik rasa ayam pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Ya itu nanti kan akan dipertimbangkan oleh pimpinan," pungkasnya.
Berikut daftar 5 Stafsus Menhan:
Mayjen TNI (Purn) Sudrajat menjadi Staf Khusus Menhan Bidang Diplomasi Pertahanan
Dr. Kris Wijoyo Soepandji, S.H., M.P.P., menjadi Staf Khusus Menhan Bidang Tata Negara
Dr. Lenis Kogoya, S.Th., M.Hum., menjadi Staf Khusus Menhan Bidang Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia
Indra Irawan menjadi Staf Khusus Menhan Bidang Ekonomi Pertahanan
Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo (Deddy Corbuzier) menjadi Staf Khusus Menhan Bidang Komunikasi Sosial dan Publik
