Penularan COVID-19 di Jerman Melonjak, Positivity Rate Kini 12,20%
·waktu baca 2 menit

Penularan COVID-19 di Jerman kembali melonjak jelang musim dingin 2021. Bahkan angka positivity rate kini 12,20 persen atau 201,1 orang per 100 ribu orang.
Dikutip dari France24, Selasa (9/11), positivity rate ini lebih tinggi dibanding Desember 2020. Sedangkan angka positivity rate ideal dari WHO adalah di bawah 5 persen.
"Rekor sebelumnya 197,6 per 100 ribu orang pada Desember tahun lalu," tulis keterangan Robert Koch Institute.
Sementara kasus harian pada Senin (8/11), bertambah 5.957 orang. Sedangkan kematian ada tambahan 27 orang.
Dengan tambahan itu, kini jumlah kasus kumulatif positif COVID-19 di Jerman menjadi 4.786.526 orang di mana 97.086 di antaranya meninggal.
Menyikapi lonjakan ini, Perdana Menteri negara bagian Bavaria, Markus Soeder, menyerukan tindakan pencegahan yang lebih tegas agar tidak terjadi lonjakan kasus COVID-19.
"Banyak yang harus dilakukan daripada hanya melakukan sedikit pengujian wajib di panti jompo," kata Soeder.
Soeder menyerukan agar tes ditingkatkan dan dilakukan secara gratis. Kemudian pusat vaksinasi diaktifkan kembali dan negara bagian dan pemerintah federal harus mengkoordinasikan strategi mereka.
Sebab, Jerman telah menghapus kebijakan testing gratis dan menghapus insentif kepada orang-orang yang mau divaksin.
Sementara Direktur Ilmiah DIVI Jerman, Christian Karagiannidis, mengatakan, naiknya kasus COVID-19 jelas akan mengganggu kegiatan di rumah sakit. Terutama tindakan operasi untuk pasien kanker.
"Kami hanya mampu mengatasi beban semua keadaan darurat jika penghematan dilakukan di tempat lain, tapi tidak dengan perawatan kanker bedah," kata Karagiannidis.
