Penularan Lokal Corona Hampir Nihil, China Kini Hadapi Imported Case

17 Maret 2020 10:10
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Petugas mengumpulkan sampah setelah pasien dipulangkan dari rumah sakit sementara di Wuhan, Hubei, China.  Foto: AFP/STR
zoom-in-whitePerbesar
Petugas mengumpulkan sampah setelah pasien dipulangkan dari rumah sakit sementara di Wuhan, Hubei, China. Foto: AFP/STR
ADVERTISEMENT
Penularan lokal virus corona antarwarga di China daratan hampir nihil pada penghitungan Selasa (17/3). Namun China kini menghadapi penularan corona yang dibawa dari luar, atau imported case.
ADVERTISEMENT
Komisi Nasional China mencatatkan total ada 21 penderita baru pada Senin (16/3). Di antaranya hanya 1 penularan lokal yakni seorang warga Wuhan, kota asal mula virus corona.
Sebanyak 20 kasus baru lainnya adalah warga asing yang masuk ke China daratan membawa virus corona. Mereka berasal dari Hong Kong atau Shanghai, wilayah otonomi khusus China.
Petugas mengumpulkan sampah setelah pasien dipulangkan dari rumah sakit sementara di Wuhan, Hubei, China.
 Foto: AFP/STR
zoom-in-whitePerbesar
Petugas mengumpulkan sampah setelah pasien dipulangkan dari rumah sakit sementara di Wuhan, Hubei, China. Foto: AFP/STR
Ini adalah hari keempat jumlah imported case di China lebih banyak ketimbang penularan lokal. Total sudah ada 143 imported case di China hingga saat ini.
Sejak corona muncul di China pada Desember 2019, penderita virus corona di negara itu sudah lebih dari 81 ribu orang. Sementara angka kematian lebih dari 3.200 orang di China, mereka yang pulih telah berjumlah sekitar 68 ribu orang.
ADVERTISEMENT
China mengklaim keberhasilan mereka menurunkan jumlah penderita baru berkat tindakan cepat, salah satunya mengisolasi provinsi Hubei dan mendirikan berbagai rumah sakit darurat.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020