Penulisan Insya Allah yang Benar: Insyaallah

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Cahaya tanda harapan (Foto: Myriams Foto)
zoom-in-whitePerbesar
Cahaya tanda harapan (Foto: Myriams Foto)

Penulisan kata 'insyaallah' di Indonesia selama ini belum ada keseragaman. Ada yang menulis insya Allah, insyaallah, insha Allah, in sha Allah dan sebagainya.

Dalam akun instagramnya, Kemdikbud menyebutkan penulisan kata yang berasal dari bahasa Arab ini yang benar adalah disambung, yakni: insyaallah. Menurut analisa Kemdikbud, kata ini menjadi tidak bermakna jika dipisah.

instagram embed

Ketentuan yang sama juga dituliskan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Dikutip dari laman resminya, http://kbbi.kemdikbud.go.id, penulisan kata yang bermakna 'jika Allah mengizinkan' ini juga disambung dengan huruf 'a' yang mengawali kata Allah ditulis kecil: insyaallah.

Arti kata insyaallah menurut KBBI adalah ungkapan yang digunakan untuk menyatakan harapan atau janji yang belum tentu dipenuhi (maknanya 'jika Allah mengizinkan').

KBBI  (Foto: kbbi.kemdikbud.go.id)
zoom-in-whitePerbesar
KBBI (Foto: kbbi.kemdikbud.go.id)

Kata insyaallah memang sering digunakan dalam pembicaraan. Meski berasal dari bahasa Arab, kata insya Allah tak hanya digunakan oleh orang muslim. Warga non muslim pun sering menggunakan kata insyaallah dalam konteks harapan atau kemungkinan yang diharapkan terpenuhi.