Penulisan Ulang Sejarah Indonesia Tak Ada Istilah Orde Lama, Ini Kata Menbud
·waktu baca 2 menit

Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengungkapkan tidak ada istilah Orde Lama dalam program penulisan ulang sejarah RI yang sedang digarap pemerintah.
Fadli menyebut, tak ada istilahnya itu lantaran pemerintah era itu tak pernah menyebut sebagai era Orde Lama. Diketahui, selama ini istilah Orde Lama adalah era yang dipimpin oleh Presiden Sukarno.
"Jadi sebenarnya itu para sejarawan yang membuat ya, kalau kita lihat istilah Orde Lama, pemerintahan Orde Lama, tidak pernah menyebut dirinya Orde Lama," ujar Fadli kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (26/5).
"Tapi pemerintahan di masa itu apakah pemerintahan di masa periode itu menyebut dirinya Orde Lama? Kan tidak ada," imbuhnya.
Lebih lanjut, politisi Partai Gerindra itu mengatakan perubahan istilah Orde Lama dalam penulisan sejarah ulang itu agar perspektifnya lebih netral dan inklusif.
“Jadi kita justru lebih bagus kan, benar nggak? Yang menyebut Orde Lama itu siapa? Orde Baru ya kan?” katanya.
Dalam rapat bersama Komisi X bersama Kementerian Kebudayaan, Fadli membeberkan 10 jilid buku yang tengah ditulis oleh tim yang terdiri dari sejarawan hingga akademisi itu. Berikut 10 jilid buku tersebut:
1. Sejarah Awal Nusantara
2. Nusantara dalam Jaringan Global: India dan Cina
3. Nusantara dalam Jaringan Global: Timur Tengah
4. Interaksi dengan Barat: Kompetisi dan Aliansi
5. Respons Terhadap Penjajahan
6. Pergerakan Kebangsaan
7. Perang Kemerdekaan Indonesia
8. Masa Bergejolak dan Ancaman Integrasi
9. Orde Baru (1967-1998)
10. Era Reformasi (1999-2024)
