Penumpang Kapal Terjatuh di Perairan Gilimanuk, Tim SAR Lakukan Pencarian

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pencarian penumpang KMP Cemerlang yang terjatuh ke perairan Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Senin (28/9/2026). Foto: Basarnas Bali
zoom-in-whitePerbesar
Pencarian penumpang KMP Cemerlang yang terjatuh ke perairan Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Senin (28/9/2026). Foto: Basarnas Bali

Seorang penumpang KMP Cemerlang 55 bernama Rizki Firmansyah (23) terjatuh di sekitar perairan Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Minggu (27/9) pukul 18.50 WITA. Rizki merupakan warga Jombang, Jawa Timur.

Informasi tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (SAR Denpasar) pada Senin (28/9) pukul 05.20 WITA dari operator Stasiun Radio Pantai (SROP) Gilimanuk, Komang Sumerta.

"Seorang penumpang KMP Cemerlang 55 melihat seseorang tercebur ke perairan di sekitar Buoy Merah, Pelabuhan Gilimanuk. Penumpang tersebut kemudian menghubungi KMP Gilimanuk yang saat itu melintas di sekitar lokasi untuk meminta bantuan pertolongan," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, dalam keterangan yang diterima pada Senin (28/9).

Namun, hingga pukul 19.05 WITA pada Minggu (27/9), pencarian di sekitar Buoy Merah tersebut belum berhasil menemukan korban.

Keesokan harinya, pada pukul 06.00 WITA, Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana mengerahkan tujuh personel menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian.

Mereka menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Pukul 07.35 WITA, Sea Thunder Polairud Polres Jembrana melaksanakan pencarian dengan tiga personel. Sementara itu, SRU darat melaksanakan pencarian di sepanjang kawasan darat sekitar Pantai Gilimanuk.

Hingga saat ini, operasi SAR masih berlangsung untuk mencari keberadaan korban.

"Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di area yang diperkirakan menjadi lokasi korban terakhir terlihat serta titik-titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban," ucap Sidakarya.