Penyebab 15 Prajurit TNI Aniaya Relawan Ganjar: Terganggu Suara Knalpot Brong

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

Konferensi pers Dandim Boyolali terkait relawan Ganjar-Mahfud dianiaya prajurit TNI. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi pers Dandim Boyolali terkait relawan Ganjar-Mahfud dianiaya prajurit TNI. Foto: kumparan

15 orang anggota TNI Raider 408/Sbh masih diperiksa terkait kasus penganiayaan ke relawan Ganjar-Mahfud MD. Penyelidikan sementara, penyebabnya terganggu knalpot brong.

Hal itu diungkap Dandim 0724/Boyolali, Letkol inf Wiweko Wulang Widodo dalam konferensi pers di Makodim Boyolali, Minggu (31/12).

Alur ceritanya begini. Kata Wiweko, anggota TNI Raider 408/Sbh sedang bermain voli pada Sabtu (30/12). Kemudian mereka merasa terganggu konvoi knalpot brong berulang-ulang hingga pemukulan pun terjadi.

Konferensi pers Dandim Boyolali terkait relawan Ganjar-Mahfud dianiaya prajurit TNI. Foto: kumparan

“Ada sebab ada akibat, jadi unsur lalu lintas kegiatan konvoi knalpot brong itu sangat mengganggu masyarakat dan mengganggu, khususnya prajurit di Batalyon Raider 408/Sbh,” ujar Wiweko dalam konferensi pers di Makodim 0724/Boyolali, Minggu (31/12).

"Sehingga tindakannya berlanjut pada tindakan kekerasan," imbuhnya.

15 prajurit masih diproses hukum Denpom IV/4 Surakarta. Wiweko menyebut aksi dugaan pemukulan itu spontanitas.

“Hasil penyelidikan sementara seperti itu. Jadi ini spontanitas anggota yang sedang bermain voli terganggu konvoi knalpot brong dan berujung kekerasan,” pungkasnya