Penyebab Kebakaran Pabrik Tisu di Mojokerto Diduga Akibat Korsleting Listrik

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar pabrik tisu PT Sun Paper Source (SPS) di Desa Kembangringgit, Pungging, Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (12/10/2023). Foto: Umarul Faruq/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar pabrik tisu PT Sun Paper Source (SPS) di Desa Kembangringgit, Pungging, Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (12/10/2023). Foto: Umarul Faruq/ANTARA FOTO

Kebakaran pabrik tisu PT Sun Paper Source (SPS) di Jalan Raya Kembangsri Nomor 100, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto pada Kamis (12/10) masih belum padam.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan (Kasi PK) BPBD Kabupaten Mojokerto, Sri Indra Astuti, menyampaikan ada sekitar 20 mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan. Hingga kini, proses pemadaman masih berlangsung.

"Pada pukul 18.45 WIB masih dalam proses pemadaman," kata Sri kepada kumparan, Kamis (12/10).

Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik pada salah satu mesin. Adapun material yang terbakar, yakni tisu rol, bahan-bahan baku pembuatan tisu, dan mesin produksi.

"Penyebab kejadian korsleting pada mesin PM 11," ungkapnya.

Warga melihat api yang membakar pabrik tisu PT Sun Paper Source (SPS) di Desa Kembangringgit, Pungging, Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (12/10/2023). Foto: Umarul Faruq/ANTARA FOTO

1 Orang Tewas

Dalam peristiwa kebakaran ini, ada 2 orang menjadi korban. Satu di antaranya tewas. Berikut identitasnya korban:

  • Jon Rahman (47), meninggal dunia

  • Agus Wahyudi (45), luka-luka

"(Agus Wahyudi) luka ringan pada tangan kanan akibat kena serpihan kaca gudang," ucapnya.

Sri menjelaskan, kebakaran pabrik itu berawal dari seorang karyawan bernama Bambang Teguh mendengar bunyi ledakan yang berasal dari salah satu mesin pabrik tisu itu sekitar pukul 09.30 WIB.

Dari ledakan itu, muncul percikan api dan menjalar ke hampir seluruh ruang pabrik tersebut.

"Bambang Teguh mendengar bunyi ledakan yang bersumber dari mesin PM 11 dan mengeluarkan percikan api lalu merembet membakar barang hasil produksi berupa tisu rol yang siap ekspor yang berada di gudang jumbo," jelasnya.

Kemudian, salah satu karyawan pabrik langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran.

"Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto menerima laporan dari karyawan pabrik via telepon," kata dia.