Penyebab Kematian Anak Dianiaya Ibu Tiri: Pendarahan di Bagian Kepala

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Gede Oka Utama menjawab pertanyaan awak media usai ekshumasi makam Rasya di Makam Talang Anyar, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/10/2025). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Gede Oka Utama menjawab pertanyaan awak media usai ekshumasi makam Rasya di Makam Talang Anyar, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/10/2025). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan

Polisi mengungkap penyebab kematian Muhammad Arrasya Alfarizky (6), yang tewas dianiaya ibu tirinya, Rita Novita Sari (30), pada Minggu (19/10).

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Gede Oka, mengatakan korban tewas akibat pendarahan di bagian kepala.

"Kesimpulan sementara dari hasil proses ekshumasi, tim dokter menemukan adanya pendarahan di bagian kepala yang menyebabkan aliran darah tidak lancar dan otak mengalami pembengkakan," kata Made di TPU Kalang Anyar, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Kamis (23/10).

Makam Rasya, bocah 6 tahun yang tewas dianiaya ibu tiri usai proses ekshumasi di Makam Kalang Anyar, Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/10/2025). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan

Menurut Made, tim forensik dari RS Polri Kramat Jati menemukan beberapa luka di tubuh korban. "Ada beberapa luka di sekujur badan, terutama di bagian punggung dan di bagian bibir," kata dia.

"Namun, yang menyebabkan meninggalnya korban adalah luka di kepala, yang kami yakini akibat kekerasan benda tumpul," sambungnya.

Motif Penganiayaan

Rumah kontrakan Rasya, bocah 6 tahun yang tewas dianiaya ibu tiri di Perumahan Griya, Kamis (23/10/2025). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan

Made mengatakan motif penganiayaan ini karena korban dianggap nakal dan tak mau menuruti kemauan pelaku.

"Yang pertama berdasarkan keterangan dari si tersangka atau pengakuan tidak menuruti apa keinginan dari si tersangka," ujarnya.

"Kadang disuruh makan tidak mau, kemudian korban juga beberapa kali meminta uang jajan tidak diberi. Akhirnya tersangka melakukan tindakan kekerasan kepada korban," tambahnya.

Jenazah Dilakukan Ekshumasi

Suasana usai ekshumasi makam Rasya, bocah 6 tahun yang tewas akibat dianiaya ibu tiri di Makam Talang Anyar, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/10/2025). Foto: Amira Nada Fauziyyah/kumparan

Proses ekshumasi dilakukan sejak pukul 10.00 hingga 11.15 WIB dan berlangsung lancar.

Polisi menegaskan hasil pemeriksaan ini menjadi bagian penting dalam proses penyidikan kasus penganiayaan yang menewaskan Arrasya.

Rita sudah ditetapkan sebagai tersangka usai ditangkap pada Selasa (21/10).