Penyerang Polres Banyumas Hanya Berucap ‘Thaghut, Thaghut’

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Penyerangan Polres Banyumas (Foto: Idhad Zakaria/Antara)
zoom-in-whitePerbesar
Penyerangan Polres Banyumas (Foto: Idhad Zakaria/Antara)

Kapolres Banyumas AKBP Azis Andriansyah dan jajarannya telah menggeledah rumah pelaku penyerangan Mapolres Banyumas, Mohammad Ibnu Dar (22). Namun Ibnu hingga kini masih bungkam dan hanya berucap thaghut, thaghut.

"Saya pimpin langsung (penggeledahan) di sana. Penggeledahan dilakukan secara prosedural dengan meminta izin kepada lingkungan, kepala desa, dan camat mendampingi," katanya di Mapolres Banyumas, seperti dilansir Antara, Selasa (11/4).

Dia hanya mengatakan, 'thaghut' , 'thaghut' kepada kami.

Azis mengatakan rumah pelaku di Desa Karangaren, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, dalam keadaan kosong.

Berdasarkan informasi warga sekitar, kata dia, Ibnu hidup sendiri di rumah itu karena keluarganya tinggal di kota lain. Dalam penggeledahan tersebut, lanjut dia, pihaknya mengambil beberapa barang dan buku.

"Ada beberapa barang yang perlu dianalisis oleh ahlinya terlebih dahulu," kata Azis.

Penyerangan Polres Banyumas (Foto: Idhad Zakaria/Antara)
zoom-in-whitePerbesar
Penyerangan Polres Banyumas (Foto: Idhad Zakaria/Antara)

Bukan Bom Panci

Saat ditanya mengenai kabar yang menyebutkan jika dalam penggeledahan tersebut ditemukan bom panci, Kapolres membantah kabar tersebut.

"Bukan, tidak benar itu. Harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan ahlinya," kata Azis.

Penyerang Polres Banyumas Pernah Daftar TNI, Tapi Gagal

Terkait pemeriksaan terhadap Ibnu, dia mengatakan jika hingga saat ini, pelaku masih bungkam.

"Dia hanya mengatakan 'thaghut' , 'thaghut' kepada kami," kata Azis.

Menurut dia, pihaknya akan terus berupaya mengungkap motif penyerangan itu.