Penyuplai M16 ke KKB Papua Ditangkap, Sekali Pesan Butuh Rp 550 Juta

Satgas Nemangkawi menangkap penyandang dana dan penyuplai senjata api ke Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua. Pelaku 1 orang ditangkap di Nabire.
Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes M Iqbal Alqudusi mengatakan, pelaku seorang pria bernama Paniel Kogoya. Dia telah menyuplai senjata api laras panjang M16.
"Satgas Gakkum Nemangkawi telah menangkap Paniel Kogoya yang diduga pembeli atau pencari senjata KKB Intan Jaya," kata M Iqbal Alqudusi lewat keterangannya, Senin (19/4).
Iqbal menuturkan, Paniel Kogoya sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Hal itu merupakan pengembangan dari keterangan tersangka kepemilikan senjata api DC dan FA yang sudah ditangkap lebih awal.
Dari keterangan awal, Paniel Kogoya mengakui perbuatannya. Dia menjual senjata api ke KKB Papua kelompok Nduga di Intan Jaya.
"Dari hasil keterangan sementara Paniel Kogoya mengakui telah membeli senjata empat pucuk dan telah diberikan kepada KKB Nduga yang ada di Intan Jaya," ujar Iqbal.
Lebih lanjut, Iqbal menyebut, tersangka telah menyuplai senjata berulang kali. Setiap senjata yang disuplai memerlukan anggaran Rp 300 juta hingga Rp 550 juta.
“Membeli senjata jenis M16 pada bulan Desember 2019 dengan harga Rp 300 juta. Kemudian, memesan senjata seharga Rp 550 juta pada awal tahun 2020,” tandasnya.
****
Saksikan video menarik di bawah ini:
