Perampok Rumah Dinas Wali Kota Blitar Ditangkap

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tiga pelaku. Dok: Farusma Okta Verdian/kumparan.
zoom-in-whitePerbesar
Tiga pelaku. Dok: Farusma Okta Verdian/kumparan.

Polda Jawa Timur menetapkan lima orang sebagai tersangka perampokan rumah dinas Wali Kota Blitar. Tiga di antaranya, berinisial NT (53 tahun), AJ (57), dan ASN (53), telah ditangkap.

"Para pelaku cukup lihai untuk melarikan diri," kata Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Totok Suharyanto, dalam jumpa pers, Kamis (12/1).

NT Otak Perampokan

NT residivis dan sudah merencanakan perampokan sejak masih dipenjara di Lapas Sragen.

"NT yang membeli mobil Toyota Innova hitam dan menyiapkan pelat nomor warna merah," kata Totok.

NT menyiapkan tiga senjata api. Di CCTV, NT orang yang membuka pagar dan masuk pertama kali.

Sebagai otak perampokan, NT mendapatkan Rp 140 juta dari Rp 730 juta uang hasil merampok.

Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Totok Suharyanto (kanan). Dok: Farusma Okta Verdian/kumparan.

AJ Melumpuhkan Penjaga

AJ adalah orang yang membangunkan, mengancam, hingga mengikat tiga petugas Satpol PP penjaga rumah dinas tersebut. "Di CCTV, AJ menggunakan batik," ujar Totok.

AJ mendapatkan jatah Rp 100 juta. Dia ditangkap di SPBU di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Infografik perampokan di rumah dinas Wali Kota Blitar. Foto: kumparan

ASN Pencari Harta

ASN mencongkel pintu kamar wali kota dan mencari harta benda. Dia mendapatkan jatah Rp 125 juta dan kalung serta gelang yang masing-masing 10 gram.

ASN ditangkap di Medan, sehari setelah penangkapan AJ.

DPO Oki Supriadi dan Medi Afriant

Dua pelaku lain, Oki Supriadi dan Medi Afriant, masuk daftar pencarian orang.

"Saat ini masih dalam proses," kata Kapolda Jatim, Irjen Toni Harmanto.

Kapolda Jatim, Irjen Toni Harmanto (tengah). Dok: Farusma Okta Verdian/kumparan.