Perang Besar antara Polisi dan Geng Narkoba di Brasil, 81 Orang Ditangkap
·waktu baca 1 menit

Polisi Brasil mengerahkan sekitar 2.500 anggota polisi dan tentara untuk menggerebek geng pengedar narkoba di Rio de Janeiro. Penggerebekan ini disebut menjadi penggerebekan terbesar di Brasil.
Polisi mengatakan 81 orang ditangkap dalam operasi itu. Operasi penggerebekan itu juga diwarnai baku tembak, menewaskan 60 tersangka dan 4 petugas polisi.
Dikutip dari AP, Selasa (29/10), operasi penggerebekan itu turut melibatkan helikopter hingga kendaraan lapis baja. Geng yang jadi target adalah Red Command yang terkenal kejam di wilayah padat penduduk dan berpenghasilan rendah (favela), Complexo de Alemao dan Penha.
Gubernur Negara Bagian Rio, Claudio Casatro, mengatakan tak hanya menangkap 81 orang, polisi juga mengamankan n93 senapan dan lebih dari setengah ton narkoba.
Situasi di Rio de Janeiro mencekam. Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat api dan asap mengepul dari kedua favela yang jadi lokasi penggerebekan.
Sementara media lokal melaporkan terduga anggota geng memblokir jalan di wilayah utara dan selatan Rio sebagai respons atas penggerebekan itu.
Kementerian Pendidikan memutuskan menutup 46 sekolah di dua favela itu. Kelas malam di Federal University of Rio de Janeiro ditutup dan mahasiswa diminta untuk mencari tempat berlindung.
