Perawat Mengaku Pernah Disuruh Pura-pura Pasang Infus Setya Novanto

Perawat RS Medika Permata Hijau bernama Indri mengaku pernah disuruh untuk pura-pura memasang infus pada tangan Setya Novanto. Menurut Indri, hal tersebut diperintahkan oleh dokter Bimanesh Sutarjo.
Hal tersebut diungkapkan oleh Indri saat bersaksi untuk terdakwa Bimanesh Sutarjo di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (2/4). "Dokter Bimanesh mengatakan ke saya, 'pasang infusnya ditempel saja ya'," kata Indri.
Perkataan 'hanya ditempel' tersebut sempat memicu pertanyaan dari hakim kepada Indri.
"Maksudnya enggak ditusukkan?' tanya hakim.
"Mungkin begitu. Kalau tempel, enggak ditusuk," jawab Indri.

Indri lantas menuruti perintah Bimanesh untuk memasang infus tersebut. Namun menurutnya, Setya Novanto seperti marah pada saat akan dipasang infus. Menurut Indri, saat itu sudah disiapkan beberapa jarum infus untuk Setya Novanto. Termasuk jarum berwarna kuning untuk anak-anak.
Namun ia menyebut jarum itu tidak harus selalu untuk anak-anak. "Tergantung venanya, mau anak kecil, orang dewasa, bisa tergantung venanya," kata Indri.
Bimanesh didakwa menghalangi penyidikan kasus dugaan korupsi yang sedang dilakukan KPK. Ia didakwa bersama-sama dengan Fredrich Yunadi memanipulasi data kesehatan Setya Novanto untuk menghindari penyidikan KPK.
