Perayaan Natal Nasional Digelar 28 Desember di Indonesia Arena, Prabowo Hadir

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Agama Nasaruddin Umar bersama Ketua Panitia Natal Nasional 2024 Thomas Djiwandono usai menghadiri Seminar Natal Nasional, di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Kamis (19/12/2024). Foto: Alya Zahra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Agama Nasaruddin Umar bersama Ketua Panitia Natal Nasional 2024 Thomas Djiwandono usai menghadiri Seminar Natal Nasional, di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Kamis (19/12/2024). Foto: Alya Zahra/kumparan

Puncak perayaan Natal Nasional 2024 bakal digelar di Indonesia Arena, Jakarta Pusat, pada Sabtu (28/12). Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir.

"Bapak Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir bersama dengan pimpinan jajaran kementerian dan lembaga negara, pimpinan KWI dan PGI, serta para tokoh-tokoh lintas agama," kata Ketua Panitia Perayaan Natal Nasional 2024, Thomas Djiwandono, dalam jumpa pers di Kantor Konferensi Waligereja Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (23/12).

Thomas menjelaskan, perayaan Natal Nasional kali ini mengusung tema: "Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem". Tema tersebut diambil dari penggalan ayat Alkitab, Lukas 2:15.

Tema ini memiliki tiga pemaknaan:

  • Refleksi atas nilai pengharapan, kesederhanaan, dan damai sejahtera

  • Kesederhanaan adanya lampin kandang domba. Ada yang gembala, ada yang raja, dan yang suci tapi menjadi sederhana

  • Inklusivitas, menyangkut siapa pun dan apa pun kondisi manusia diajak bersuka cita atas kelahiran juru selamat Kristiani

Puncak perayaan Natal itu rencananya dihadiri sekitar 12 ribu orang yang berasal dari perwakilan seluruh gereja di Indonesia.

Di sisi lain, Thomas mengungkapkan, sudah ada serangkaian acara yang digelar dalam menyambut puncak perayaan Natal ini. Mulai dari kegiatan bakti sosial hingga seminar Natal nasional.

"Setelah perayaan Natal pada 2024 pada 28 Desember nanti, telah direncanakan juga berbagai aksi bakti sosial dan ekologis yang akan dilakukan pada kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi maupun fisik di berbagai daerah di Indonesia," ucap dia.