Perayaan Ulang Tahun Jokowi dan Ahok di Kalijodo

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana perayaan ulang tahun Ahok dan Jokowi. (Foto: Johanes Hutabarat/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana perayaan ulang tahun Ahok dan Jokowi. (Foto: Johanes Hutabarat/kumparan)

Bertepatan dengan hari ulang tahun Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang jatuh pada 29 Juni, sekaligus Presiden Joko Widodo yang jatuh pada 21 Juni,  sekelompok warga yang tergabung dalam komunitas Demi Anak Generasi (DAG) dan Silent Majority Forum  mengadakan perayaan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalijodo.

Dalam perayaan yang dihadiri ratusan orang tersebut akan diadakan acara potong kue dan tumpeng, pertunjukkan musik, juga aksi lilin.

"(Ulang tahun) Pak Jokowi dan dan Pak Ahok jatuh di bulan Juni dan beliau itu negarawan yang membangun negeri," kata ketua Silent Majority Forum Rebbecaa Siregar, di RTH Kalijodo, Jakarta Utara, Kamis (29/6).

Suasana perayaan ulang tahun Ahok dan Jokowi. (Foto: Johanes Hutabarat/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana perayaan ulang tahun Ahok dan Jokowi. (Foto: Johanes Hutabarat/kumparan)

Ketua DAG, Edo Panjaitan menjelaskan acara di Kalijodo tidak ada kaitannya dengan Pilkada, namun dengan tujuan merawat keberagaman.

"Tidak terkait Pilkada, justru kini berharap membangun kebhinekaan dan pluralisme, bersama kita merawat keberagaman," kata Edo.

DAG sebelumnya merupakan gerakan pendukung Ahok jadi gubernur (Dukung Ahok Gubernur) DKI pada tahun 2014. Namun, pasca Pilkada DKI 2017, DAG berubah menjadi komunitas sosial Demi Anak Generasi.

Suasana perayaan ulang tahun Ahok dan Jokowi. (Foto: Johanes Hutabarat/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana perayaan ulang tahun Ahok dan Jokowi. (Foto: Johanes Hutabarat/kumparan)

Sedangkan, Silent Majority Forum merupakan komunitas  yang pernah menyelenggarakan aksi lilin di Balai Kota setelah Ahok divonis bersalah melakukan penistaan agama.