Perempuan yang Jatuh dari Lantai 18 Hotel di Makassar Pelajar SMA

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sesosok perempuan ditemukan tewas secara mengenaskan di halaman hotel Karebosi, Jalan M Yusuf, Kecamatan Wajo, Makassar, Rabu (9/11). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Sesosok perempuan ditemukan tewas secara mengenaskan di halaman hotel Karebosi, Jalan M Yusuf, Kecamatan Wajo, Makassar, Rabu (9/11). Foto: Dok. Istimewa

Sosok remaja perempuan yang jatuh dari lantai 18 Hotel Karebosi di Jalan M Yusuf, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, akhirnya terungkap. Korban berinisial NNR (18) berstatus pelajar di salah satu SMAN di Makassar.

NNR ditemukan tewas dengan kondisi tertelungkup dan bersimbah darah di basement hotel pada Rabu (9/11) malam. Korban terjatuh dari lantai 18 hotel yang berisi kolam renang dan kafe.

Pegawai Hotel Karebosi Condotel, Binsar J Samosir mengatakan, korban bukan tamu hotel yang menginap. Namun sempat terlihat di lantai 18 sejak sore hari dan datang seorang diri.

"Ia tidak berenang. Bukan juga tamu hotel yang menginap. Kami juga tidak tahu apa dia punya teman di sini atau tidak," kata Binsar kepada wartawan.

Dia mengaku, kolam renang merupakan daerah steril. Tak semua orang bisa masuk. Bahkan, kata dia, di sekitar kolam renang terdapat dinding yang cukup tinggi sebagai pengaman. Karyawan hotel akan melarang setiap tamu yang hendak ke wilayah itu.

"SOP sudah jelas. Sebenarnya sekeliling kolam renang ada pagar dari besi dan dari batu dan ada karyawan (yang akan mengawasi). Tinggi pagar 1 meter lebih. Kalau memang ada niat (melompat) ya biar tinggi bagaimana," jelasnya.

Sesosok wanita ditemukan tewas secara mengenaskan di halaman hotel Karebosi, Jalan M Yusuf, Kecamatan Wajo, Makassar, Rabu (9/11). Foto: Dok. Istimewa

Terpisah, Kapolsek Wajo Kompol Muhtari mengatakan, penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan.

"Dia pelajar SMA. Dan kami masih dalami penyebabnya terjatuh," katanya secara terpisah.

Muhtari mengaku masih mendalami alasan keberadaan korban di hotel. Sebab menurut keterangan dari orang tuanya, korban sebelumnya minta izin keluar untuk bertemu dengan teman komunitasnya.

"Kami masih periksa saksi-saksi. Karena korban tidak menginap di hotel itu. Hanya berkunjung saja," jelasnya.

Saat ini, jenazah korban telah diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan.