Peringatan Kapolri: Jangan Cari-cari Kesalahan Masyarakat
·waktu baca 2 menit

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan polisi tidak lagi mencari-cari kesalahan orang untuk memberikan hukuman. Menurutnya saat ini sudah bukan era seperti itu.
Sigit mengatakan itu setelah menyinggung arahan Presiden Jokowi terkait pertumbuhan UMKM saat ini.
"Arahan Pak Presiden sudah jelas terkait dengan masalah kondisi wilayah dan beliau mendorong supaya UMKM bisa berjalan bagaimana supaya produk dalam negeri ini bisa bertumbuh terkait dengan hal-hal seperti itu tolong dikawal jangan malah dicari-cari kesalahannya," kata Sigit dikutip dari akun Instagramnya, Selasa (25/10).
Menurut Sigit bila ada masyarakat yang belum mematuhi aturan maka harus diberikan pendampingan. Bukan justru ditangkap dan dicari kesalahannya.
"Berikan pendampingan sehingga kemudian memahami aturan-aturan apa yang harus dilengkapi. Jangan dibiarkan dan kemudian kita tangkap dan ujung-ujungnya transaksional," kata Sigit.
Sigit menuturkan, sikap polisi yang mencari-cari kesalahan membuat persepsi negatif bagi Polri. Maka itu ia meminta agar anggotanya berbenah.
"Saat ini tolong dihindari karena ini menjadi catatan-catatan bagi masyarakat yang kemudian menumpuk dan kemudian memunculkan persepsi negatif. Bagaimana kemudian rekan-rekan betul-betul bisa melakukan penegakkan hukum yang betul-betul memberikan rasa keadilan bagi masyarakat," tegas Sigit.
Meski begitu, Sigit tetap meminta jajarannya untuk tegas bila ada pelanggaran hukum yang dilakukan masyarakat. Namun tetap mengedepankan restorative justice.
"Ini juga saya minta seluruhnya melakukan pengawasan, saling mengingatkan. Eranya sudah bukan seperti ini lagi, mencari-cari kesalahan. Kalau memang salah jelas apalagi kalau itu betul-betul melanggar peraturan, proses tegas. Tapi terhadap hal-hal yang memang masih bisa dilakukan upaya restorative justice di belakang lebih baik kita lakukan hal-hal seperti itu," pungkas Sigit.
