Perintah Kapolri: Tindak Tegas Preman yang Resahkan Masyarakat
·waktu baca 2 menit

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan arahannya saat rapat kerja teknis (rakernis) Baharkam dan Korbrimob Polri di PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (15/5).
Dalam arahannya, Sigit memerintahkan jajarannya untuk menindak tegas preman yang meresahkan masyarakat. Ia meminta jajarannya agar tak pandang bulu dalam menindak preman.
"Saya kira kaitannya dengan aksi premanisme, Polri tidak melihat ini dari kelompok mana, jadi kalau mereka terindikasi menggunakan simbol-simbol tertentu, buat kita yang kita lihat adalah tindakannya. Kalau meresahkan masyarakat kita tindak tegas. Apakah ini kelompok dalam tanda kutip ataupun siapa pun itu sepanjang meresahkan masyarakat kita tidak kompromi dan kita tindak tegas," kata Sigit di Gedung Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (15/5).
Sejauh ini Polri telah menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang digelar di seluruh Indonesia mulai 1 Mei 2025.
Selain premanisme, Sigit meminta, operasi pekat itu juga dilakukan untuk menindak kasus kejahatan lainnya seperti; judi online, narkoba hingga terorisme.
"Kita memiliki tugas pokok yang memerlukan kehadiran Polri, masalah aksi premanisme, masalah gangguan di wilayah perindustrian, isu debt collector, narkoba, judi online, penyelundupan, TPPO dan terorisme tentunya ini menjadi tugas yang dititipkan oleh Bapak Presiden," ujar Sigit.
Sigit mengaku telah menyiapkan beberapa strategi untuk memberantas aksi premanisme yang belakangan bermunculan di beberapa wilayah.
Sigit Minta Investasi Dikawal
Menurut Sigit, pemberantasan aksi premanisme ini juga berkaitan dengan mengawal program pemerintah, sehingga para investor tak cemas dalam berinvestasi di Indonesia.
"Apalagi terkait masalah pertumbuhan ekonomi dan investasi. Kami Polri konsen masalah itu dan kita akan kawal program-program tersebut. Dan ini menjadi komitmen kita bersama untuk menjaga dan mengawal pertumbuhan ekonomi dan investasi yang ada. Di satu sisi kita carikan solusi terhadap masalah ini," ujarnya.
Selain itu, Sigit juga meminta terus bersiap dan bersiaga dalam menghadapi segala macam potensi bencana alam di Indonesia.
