Perjalanan Ajudan Pribadi, dari Kuli Bangunan hingga Terjerat Kasus Penipuan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ajudan Pribadi. Foto: Instagram/@ajudan_pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Ajudan Pribadi. Foto: Instagram/@ajudan_pribadi

Akbar Pera Baharudin alias Ajudan Pribadi ditangkap polisi terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Selebgram ini ditangkap di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (12/3).

Akbar atau yang lebih dikenal Ajudan Pribadi memang cukup terkenal. Pengikut akun Instagramnya @ajudan_pribadi saja mencapai 1 juta.

Akbar mendulang ketenaran saat menjadi ajudan seorang pengusaha sukses. Dia kerap kali memamerkan foto-fotonya bersama pengusaha besar, pejabat hingga jenderal polisi.

Akbar juga kerap mengunggah spot-spot mewah di Instagram. Mulai dari naik jet pribadi, hingga pergi berlibur. Hal ini tak lepas dari statusnya sebagai ajudan pengusaha sukses tersebut.

Ajudan Pribadi. Foto: Instagram/@ajudan_pribadi

Pernah Jadi Kuli Bangunan hingga Tukang Pijat

Di berbagai kesempatan Akbar Ajudan Pribadi mengaku pernah bekerja apa saja. Mulai dari kuli bangunan, tukang bersih-bersih, hingga tukang pijat.

Karena kepiawaiannya memijat, Akbar lalu diboyong ke Jakarta. Sebelum menjadi ajudan pribadi dia lebih dulu menjadi tukang bersih-bersih.

Nasib baik menghampiri Akbar. Dia lalu dipercaya menjadi ajudan pribadi.

Halaman Instagram Ajudan Pribadi. Foto: Instagram/@ajudan_pribadi

Punya Barang Mewah dan Bertemu Orang-orang Top

Akbar memang kerap memawerkan sejumlah barang mewahnya, di akun Instagramnya.

Selama menjadi Ajudan Pribadi inilah yang membuatnya berkesempatan merasakan hidangan dan tempat-tempat mahal dan bertemu orang-orang top.

Karena tingkah lakunya yang dianggap lucu, dia kerap kali mondar-mandir di TV hingga beberapa media massa.

Tapi kini, Akbar tak lagi bekerja sebagai Ajudan Pribadi. Namun, dia tetap terkenal.

Akbar Pera Baharudin alias Ajudan Pribadi. Foto: Instagram/@ajudan_pribadi

Tipu Teman Sendiri

Akbar ditangkap terkait kasus penipuan dan penggelapan jual beli mobil bekas.

Korban berinisial AL itu merupakan teman lama dari selebgram yang senang membuat konten review mobil mewah itu. Korban merugi Rp 1,35 miliar atas perbuatan Akbar.

"Iya (saling kenal), dan perkawanan antara Akbar dengan klien saya memang sudah berkawan lama. Cuma ya itu, korban melihat kok bisa sebagai kawan lama seperti itu Pak Akbarnya," terang kuasa hukum korban, Sulaiman Djojoatmodjo, saat dihubungi wartawan, Selasa (14/3)