Perjalanan KRL Sempat Terganggu karena Kebakaran di Tambora, Kini Kembali Normal

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi KRL. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi KRL. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di kawasan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat pada Jumat (11/10) siang. Imbasnya perlintasan kereta sekitar lokasi sempat terdampak.

Humas Daop 1 Jakarta Tohari mengatakan sempat terjadi penumpukan kereta akibat kebakaran tersebut, persisnya di jalur antara Stasiun Angke dan Stasiun Duri di Km 2+600/700.

Namun usai petugas damkar berhasil memadamkan api pada sekitar pukul 11.29 WIB, arus kereta yang melintas di kawasan tersebut telah kembali normal sejak pukul 12.54 WIB.

"Jalur hulu dan hilir telah dapat dilalui dengan kecepatan normal. Jalur hilir pukul 12.54 dan hulu 13.26 dapat dilalui kecepatan normal sesuai yang diizinkan," ujar Tohari saat dihubungi.

Pihak KAI pun meminta maaf atas jadwal kereta yang sempat terganggu.

"Atas kejadian tersebut KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf terhadap para pelanggan KA atas terganggunya perjalanannya," tutur Tohari.

Berikut perjalanan kereta yang sempat terganggu:

  • Ka 4034 (CL Kpb-Bks) andil 67 menit

  • Ka 5066 (CL Ak-Ckr) andil 73 menit

  • Plb 4036A (CL Kpb-Ckr) andil 60 menit

  • Ka 5537 (CL Bks-Kpb) andil 78 menit

  • Ka 5073 (CL Bks-Kpb) andil 24 menit

  • Ka 5539 (CL Ckr-Kpb) andil 49 menit

  • Ka 5075 (CL Ckr-Ak) andil 43 menit

  • Plb 5541A (CL Bks-Kpb) andil 44 menit

  • Ka 5073 (CL Bks-Kpb) hanya sampai St. Duri, kembali sebagai Ka 5074 (CL Du-Bks)

Adapun kebakaran terjadi sejak pukul 10.41 WIB. Api berhasil dipadamkan oleh 22 unit damkar.

Kebakaran diduga karena korsleting listrik. Api menghanguskan bangunan kontrakan sebanyak 100 pintu.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp 2,3 miliar.