Perjuangan Rahman Bersepeda dari Tegal ke Cikeas untuk Bertemu SBY

Demi bertemu dengan tokoh idola, berbagai cara akan dilakukan. Salah satunya seperti Rahman (48) asal Tegal, Jawa Tengah yang rela mengayuh sepedanya dari Tegal ke Cikeas hanya untuk bertemu Presiden ke-5 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Rahman sangat mengagumi SBY, dia nekat menempuh perjalanan jauh dari Tegal ke Cikeas, mengayuh sepeda demi bertemu SBY. Perjalanan panjang Rahman tak sia-sia, dia berhasil bertemu SBY pada Minggu (13/8) pagi.
Perjalanan Rahman dari Tegal menuju Cikeas awalnya diketahui oleh salah seorang kader Partai Demokrat yang kebetulan melintas bersamaan dengan Rahman.
"Sebenarnya waktu itu satu temen ngeliat, yang motret. Terus fotonya itu viral di grup kita, terus dilaporin ke stafnya Bapak. Kemudian ketika Bapak tahu, kemarin pagi diterima di Cikeas," kata Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari, kepada kumparan (kumparan.com), Senin (14/8).
Kala itu, lanjut Imelda, Rahman kebetulan sedang beristirahat dan berdiri di pinggir jalan. Melihat plang yang bertuliskan "Dari Tegal. Saya Ingin Berkunjung, Bertemu. Kepada Yth Bpk Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Ketua Umum Partai DEMOKRAT Yg Cinta Damai Dan Dari Rakyat Untuk Rakyat", kader Demokrat yang berada di sana langsung memotret dan mengirimnya ke grup chat partai.
"Karena temen ini kebetulan orang Demokrat, masukin di grup partai. Akhirnya di grup partai kita jadi perhatian. Ditanya dan disampaikan ke staf Bapak dan Bapak kemudian minta memberikan waktunya kemarin pagi. Kan sebelumnya ada kegiatan," paparnya.
Sesampainya di Cikeas, Rahman terlihat sangat senang dan terharu. SBY pun menghampirinya, menjabat tangan Rahman, dan memberikan ciuman pipi.

"Alhamdulilah senang sih saya. Istilahnya saya berjuang dari Tegal ke Cikeas bertemu," kata Rahman.
"Kamu jalan dari mana?" tanya SBY.
"Dari Pleret, pak," jawabnya sembari mengusap air matanya.

Pertemuan itu berlangsung tertutup dan cukup hangat. Rahman, SBY, dan Ani berbicara sangat akrab. Ketoprak pun menjadi menu yang dihidangkan Ani untuk Rahman.
Usai bertemu dengan SBY, Rahman pun berpamitan pulang.
"Semoga beliau selalu dalam lindungan Allah," ujarnya.
