Perkembangan Kasus Mobil Angkut 6 Koper Uang yang Nyemplung di Karawang

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mobil minibus pengangkut uang tenggelam di Sungai Citarum, Karawang, Senin (27/6). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Mobil minibus pengangkut uang tenggelam di Sungai Citarum, Karawang, Senin (27/6). Foto: Dok. Istimewa

Polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus mobil pengangkut enam koper berisi uang yang tercebur ke Sungai Citarum, Karawang, Senin (27/6) dini hari kemarin. Saat ini kepolisian masih menunggu perkembangan lebih lanjut.

"Untuk saat ini penetapan tersangka, kami pihak Polsek belum mengarah ke sana, (kami) melihat perkembangan lebih lanjut," kata Kapolsek Kotabaru Ipda Muhammad Rizqi Anshori kepada wartawan, Selasa (28/6).

Terkait jumlah uang di dalam mobil tersebut, Rizki mengatakan mobil masih dalam kondisi terkunci saat berhasil dievakuasi.

Ia tidak menyebutkan berapa jumlah pasti uang di dalam mobil. Mobil berisi 6 koper penuh uang itu langsung diangkut ke kantor PT Advantage dalam keadaan masih terkunci.

Mobil tersebut merupakan milik PT Advantage, perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengisian uang ATM.

Pada Senin pukul 00.30 WIB, Wahyu Arta Fauzan bersama Albi Alfaqih, dan seorang anggota Brimob bernama Bharaka Tedi Witarna berangkat dari kantor PT Advantage di Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Karawang. Ketiganya berangkat menuju unit BRI Parakan untuk melakukan pengisian mesin ATM.

Di mobil itu, Arta berperan sebagai sopir, Alby merupakan staf perusahaan, dan Tedi merupakan personel Brimob Jawa Barat yang mengawal kendaraan.

"Kemudian setelah selesai pengisian di unit BRI Parakan, mobil melanjutkan untuk pengisian mesin ATM di BCA KCP Cikampek. Namun sebelum sampai lokasi, mobil terlibat kecelakaan. Hal itu terjadi saat mobil melintasi Jembatan Bakan Tambun dari arah Tirtamulya ke Cikampek," kata Rizqi.

Kesimpulan sementara polisi, mobil sempat kehilangan kendali kemudian menabrak pagar pembatas jembatan dan berakhir terjun ke sungai pada jam tiga pagi.

"Sekitar jam 8 pagi, Tim Sar Brimob dan BPBD Karawang melakukan penyisiran di sekitar TKP menggunakan perahu. Tim Sar Brimob juga melakukan penyelaman," katanya.

Sekitar jam 16.20, mobil berhasil diangkat ke darat. Lalu pukul 16.45, mobil langsung dibawa ke PT Advantage.