Perkembangan Kasus Remaja Putri Diperkosa di Sampang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polres Sampang konferensi pers remaja wanita diperkosa oleh 27 orang pria. Foto: Dok. Polres Sampang
zoom-in-whitePerbesar
Polres Sampang konferensi pers remaja wanita diperkosa oleh 27 orang pria. Foto: Dok. Polres Sampang

Kasus pemerkosaan massal terhadap remaja perempuan 15 tahun oleh 27 pria di Sampang, Madura, resmi dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime) oleh Komisi III DPR RI. Di tengah proses hukum yang berjalan, polisi kini tengah memburu 14 pelaku yang buron, sementara 8 tersangka lain termasuk otak pelaku berinisial AP (15), telah resmi dilimpahkan ke kejaksaan.

Berikut rangkumannya.

Komisi III Sebut Pemerkosaan Remaja oleh 27 Pria di Sampang Extraordinary Crime

Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas kasus dugaan pemerkosaan massal terhadap seorang remaja perempuan berusia 15 tahun di Sampang, Madura, Jawa Timur.

"Kasus kekerasan seksual terhadap remaja di Sampang yang diduga dilakukan oleh 27 pelaku merupakan salah satu bentuk kejahatan seksual terhadap anak yang sangat memprihatinkan," ujar Abdullah, Rabu (15/7).

Anggota Komisi III DPR Abdullah. Foto: Instagram/@abduh.za

Kasus yang melibatkan hingga 27 orang pelaku ini dinilai sebagai bentuk kejahatan seksual luar biasa (extraordinary crime) terhadap anak yang memerlukan penanganan khusus.

“Kasus Sampang ini merupakan extraordinary crime yang memerlukan penanganan luar biasa. Tentunya bagi pelaku yang sudah berusia dewasa, harus ada sanksi tegas,” ungkap Abdullah.

Kronologi Remaja Putri di Sampang Diperkosa 27 Pria di Semak hingga Rumah

Remaja putri di Kabupaten Sampang, Madura, menjadi korban pemerkosaan oleh 27 orang pria. Peristiwa itu terjadi dalam kurun waktu bulan Februari hingga Mei 2026.

"Tersangka mengancam akan membawa korban ke tempat yang lebih jauh lagi dan tidak akan mengantarkannya pulang. Karena merasa takut dan terjebak di tempat sepi, korban terpaksa menuruti kemauan pelaku," kata Kapolres Sampang, AKBP Hartono.

Tidak berhenti di situ, sejumlah tersangka mengajak korban untuk bertemu. Kemudian, korban diajak berkeliling menggunakan sepeda motor secara beriringan dengan para tersangka lainnya.

"Selanjutnya korban dilakukan persetubuhan oleh tersangka secara bergantian hingga yang korban tahu sebanyak 10 orang tersangka," ujarnya.

Polres Sampang konferensi pers remaja wanita diperkosa oleh 27 orang pria. Foto: Dok. Polres Sampang

Modus Kasus Gadis di Sampang Diperkosa 27 Pria: Diajak Keliling-Dicekoki Miras

Remaja putri di Kabupaten Sampang, Madura, diperkosa oleh 27 orang pria. Aksi bejat itu dilakukan secara bersama-sama dalam kurun waktu bulan Februari hingga Mei 2026.

"Awalnya korban menolak namun saat itu tersangka mengancam korban dengan cara untuk membawa korban ke tempat yang lebih jauh lagi dan selain itu tersangka tidak akan mengantarkan korban pulang, karena saat itu korban merasa takut hingga akhirnya korban mau menurutinya," kata Hartono.

Selanjutnya, para tersangka kembali beraksi. Salah satu tersangka mengajak korban berkeliling kota bersama para tersangka lain.

"Selanjutnya korban dilakukan persetubuhan oleh tersangka secara bergantian hingga yang korban tahu sebanyak 10 orang tersangka," ujarnya.

Polisi Kejar 14 Buron Pelaku Pemerkosaan Remaja Putri di Sampang

Remaja putri di Kabupaten Sampang, Madura, menjadi korban pemerkosaan oleh 27 orang pria. Peristiwa pemerkosaan itu terjadi dalam kurun waktu Februari hingga Mei 2026.

"Masih dalam perburuan," ujar Kasi Humas Polres Sampang, Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo saat dikonfirmasi, Rabu (15/7).

Polres Sampang juga mengimbau kepada para tersangka yang belum tertangkap untuk segera menyerahkan diri.

"Untuk segera menyerahkan diri bagi pelaku," ucapnya.

Terungkap Otak di Balik Pemerkosa Remaja Putri di Sampang oleh 27 Pria

Otak di balik kasus pemerkosaan remaja putri di Kabupaten Sampang, Madura, oleh 27 orang pria terungkap. Ia adalah pria berinisial AP (15).

"Betul (otak aksi pemerkosaan berinisial AP)," kata Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo kepada kumparan , Rabu (15/7).

Eko menyampaikan bahwa korban dan AP sebelumnya saling mengenal. Suatu ketika pada bulan Februari 2026, korban bertemu dengan AP dan teman-teman tersangka.

"Kemarin sudah P21 8 pelaku sudah dilimpahkan ke kejaksaan ," ujarnya.