Perkuat Hubungan Bilateral, Prabowo dan Anwar Ibrahim Santap Siang Bersama

9 Januari 2025 11:59 WIB
ยท
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim pada Kamis, 9 Januari 2025, di Rumah Tangsi, Kuala Lumpur, Malaysia. Foto: Dok. Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim pada Kamis, 9 Januari 2025, di Rumah Tangsi, Kuala Lumpur, Malaysia. Foto: Dok. Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden
ADVERTISEMENT
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim pada Kamis (9/1). Pertemuan tersebut berlangsung di Rumah Tangsi, Kuala Lumpur, Malaysia.
ADVERTISEMENT
Saat tiba di bangunan berarsitektur nuansa budaya, Prabowo disambut dengan hangat oleh Anwar Ibrahim yang mencerminkan eratnya hubungan personal di antara kedua pemimpin negara. Prabowo dan Anwar juga menyaksikan salah satu ikon Malaysia, Menara Petronas.
Selain itu, Prabowo juga disuguhkan sejumlah karya seni oleh seniman Malaysia tentang kebudayaan dan sejarah Malaysia. Gelaran karya seni ini tergabung dalam sebuah eksibisi mini yang bertema "Merentasi Samudera: Ikatan Sejati, Alunan Warisan."
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim melihat lukiasan, di Rumah Tangsi, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis, 9 Januari 2025 Foto: Dok. Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden
Dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, dijelaskan pula Prabowo dan Anwar santap siang bersama sambil bertukar pikiran mengenai berbagai isu strategis dan kerja sama kedua negara.
Sebelumnya, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana mengatakan, pertemuan kedua pemimpin negara ini salah satu agendanya adalah mempererat hubungan bilateral.
ADVERTISEMENT
"Rencananya Bapak Presiden akan bertemu PM Malaysia. Nanti kedua pemimpin akan makan siang bersama dan tentunya saling bertukar pikiran baik terkait kondisi global maupun hubungan kedua negara," kata Yusuf dalam keterangannya.