Permukiman di Kebon Pala, Jaktim, Banjir hingga Setinggi 1,1 Meter

Sejumlah permukiman warga di wilayah Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, dilanda banjir sejak Kamis (14/3). Pada Jumat (15/3) dini hari, ketinggian air malah semakin meningkat dari yang tadinya 75 cm menjadi 1,1 meter.
Dilansir Antara, banjir tersebut juga disebabkan oleh aliran Kali Ciliwung yang meluap sejak sore hari sebelumnya. Salah satu warga di RT 13/RW 04, Ahmad Syaifulloh, menyebut ketinggian air mulai mencapai satu meter setelah pukul 00.00 WIB tadi.
"Banjirnya ini ada satu meter lebih, naiknya cukup cepat dari jam 12 malam," ujar Ahmad,
Ahmad mengakui, banjir kiriman dari wilayah Bogor dan Depok itu memang sudah jadi langganan warga yang bermukim di bantaran Kali Ciliwung. Karena ketinggian air terus naik saat jelang sahur, warga terpaksa harus beraktivitas di tengah banjir.
Beberapa warga harus menerobos banjir yang tingginya sudah mencapai pinggang orang dewasa. Beberapa warga juga harus memindahkan kendaraan bermotor mereka serta alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi.
"Rumah warga yang terkena dampak banjir diperkirakan mencapai 250 unit rumah karena yang terendam ada empat RT," kata Ketua RT 13/RW 04, Sanusi.
Sanusi menduga banjir kiriman ini disebabkan oleh debit air di Bendungan Katulampa dan Pos Pantau Depok yang naik menjadi siaga tiga. Selain itu, hal ini juga diperparah dengan intensitas hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Kamis pagi.
"Belum ada yang mengungsi, masih aman kalau segini. Biasa saja, karena sudah biasa terkena banjir," tutup Sanusi.
