Pertamina Pastikan Pasokan BBM Tak Terganggu Aksi Mogok Sopir Tangki

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Truk tangki BBM di jalur mudik (Foto: Oky Lukmansyah/ANTARA)
zoom-in-whitePerbesar
Truk tangki BBM di jalur mudik (Foto: Oky Lukmansyah/ANTARA)

PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) selama mudik dan lebaran tak akan terganggu aksi mogok yang dilakukan sopir tangki atau Awak Mobil Tangki (AMT).

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Rudy Permana, mengatakan distribusi BBM akan tetap lancar karena sebelumnya telah dibentuk satuan tugas oleh perusahaan yang melibatkan awak mobil tangki.

"Sampai dengan hari Senin (19/6), terdapat 1.203 personil AMT yang siap bertugas di Terminal BBM Jakarta Group Plumpang, melebihi kebutuhan normal harian 1.190 orang," ujar Rudy dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/6).

[Baca juga: Menteri Jonan dan Pertamina Jamin Pasokan BBM dan LPG Lebaran Aman]

Sebagai penyokong, disiapkan 200 orang AMT Sipil serta bantuan dari TNI dan Polri untuk distribusi BBM. Selain, telah disiapkan strategi alih suplai antar TBBM agar ketersediaan BBM bagi masyarakat terpenuhi.

[Baca juga: BPH Migas Buka Posko Siaga Mudik Lebaran]

Adapun aksi mogok dipicu pemecatan sekitar 350 orang mantan karyawan PT Garda Utama Nasional, Perusahaan Pemborong Pekerjaan Pengangkutan, yang dinyatakan tidak lolos masa percobaan (probation) karena masalah kehadiran yang rendah dan tidak disiplin.

Menurut Rudy, untuk distribusi BBM ke sejumlah daerah seperti Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, dan Sulawesi, telah mendapat dukungan dan peran serta awak mobil tangki (AMT) dari Perusahaan Pemborong Pekerjaan Pengangkutan yaitu PT Garda Utama Nasional, PT Ceria Utama Abadi, PT Absolute Service, PT Prima Perkasa Mandiri, PT Ardina Prima, dan PT Cahaya Andika Tamara.

“Dengan program SATGAS SIAP, PT Pertamina Patra Niaga bekerjasama dengan semua mitra kerja 4P dan armadanya, menjamin kelancaran distribusi BBM untuk masyarakat, khususnya di SPBU di daerah-daerah yang mendapat ancaman mogok nasional tersebut,” jelas Rudy.