Pertempuran Kamboja-Thailand Masuk Hari Ketiga meski Ada Seruan Gencatan Senjata

Pertempuran antara Kamboja dan Thailand di perbatasan masuk hari ketiga pada Sabtu (26/7). Hari ini, pertikaian bersenjata pecah di Ban Chamrak dan distrik Muang sejak Sabtu pagi.
Keterangan Gugus Tugas Marinir Provinsi Trat, pasukan Kamboja mendekat ketiga lokasi di sekitar perbatasan pada pukul 05.10 pagi. Pasukan Thailand mengeklaim memukul mundur mereka pada 05.40 pagi.
Selain dua daerah tadi, Militer Thailand menyebut mereka mengerahkan pasukan bantuan berupa empat kapal patroli di sekitar perairan Chantburi.
Terpisah Gubernur Trat Natthaphong Sanguanjit mengatakan perintah evakuasi sudah dikeluarkan kepada warga di kawasan terdampak perang.
“Yang dievakuasi termasuk lansia, anak-anak dan pasien rumah sakit, mereka dibawa ke 10 tempat penampungan di zona aman,” ucap Natthaphong seperti dikutip dari Bangkok Post.
Sampai sekarang belum ada keterangan dari Pemerintah Kamboja perihal pertempuran hari ketiga.
Serangan hari ketiga tepat ketika PM Kamboja Hun Manet menyepakati usulan gencatan yang disampaikan oleh Malaysia yang berperan sebagai mediator.
Sedangkan Thailand menekankan secara prinsip mereka sepakat dengan usulan gencatan senjata, serta akan mempertimbangkan itu. Namun, Thailand menginginkan pemberlakuan gencatan harus sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Sepanjang hari, pasukan Kamboja terus melanjutkan serangan tanpa pandang bulu. Tindakan Kamboja menunjukkan kurangnya iktikad baik dan terus membahayakan warga sipil,” kata Kemlu Thailand.
