Lipsus Ular Masuk Kota

Pertolongan Pertama pada Gigitan Ular Berbisa (3)

1 Desember 2021 15:42
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Seorang mahasiswa 23 tahun meninggal di kebun percobaan Kampus IPB Dramaga, 17 November 2021. Ia diduga tewas karena gigitan ular kobra. Kejadian ini membuat sebagian masyarakat waswas dan merasa perlu semakin berhati-hati dengan satwa liar tersebut.
Dokter spesialis gigitan ular, Tri Maharani, mengatakan biasanya korban bisa langsung kritis jika tak sempat mendapat penanganan awal secara serius. Pertolongan pertama ini bisa menentukan keselamatan korban.
kumparan pun berbincang lebih dalam dengan Tri yang juga Presiden Indonesia Toxicology Society—lembaga riset dan konsultasi mengenai kasus gigitan ular—mengenai apa-apa yang perlu dilakukan ketika kita atau orang sekitar kita digigit ular berbisa.
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanplus
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanplus
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Konten Premium kumparanplus
Seorang warga Tangerang bangun pagi dan--alih-alih melihat istrinya di sampingnya--bertatapan dengan ular hijau. Banyak warga Jabodetabek lain yang rumahnya juga disambangi sanca sampai kobra. Kenapa bisa? Fenomena apa gerangan ini? Klik di bawah.