Pesan Anies ke Generasi Muda: Jangan Takut Menikah

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anies bertemu pemain film Takut Kawin (Foto: Moh. Fajri/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Anies bertemu pemain film Takut Kawin (Foto: Moh. Fajri/kumparan)

Pemain serta tim produksi film 'Takut Kawin' menyambangi Balai Kota dan bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pemain film yang hadir antara lain Herjunot Ali, Indah Permatasari dan Babe Cabita. Kedatangan mereka adalah untuk mempromosikan film tersebut.

Anies menyambut baik film yang rencananya akan tayang pada 8 Maret 2018 mendatang. Ia juga melihat terdapat banyak pesan moral, salah satunya agar masyarakat tidak takut menjalani jenjang hidup pernikahan.

"Anak-anak muda indonesia adalah anak-anak yang siap menjalani kehidupan dengan baik. Salah satu kesiapannya adalah kesiapan untuk memasuki fase pernikahan, membangun keluarga dan dari keluarga itulah nanti akan tumbuh anak-anak yang akan jadi penerus bangsa kita," kata Anies saat mendampingi para pemain film Takut Kawin di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (5/2).

Anies berpendapat untuk memasuki fase tersebut anak muda harus berani mengambil risiko dan tidak memiliki banyak pertimbangan yang kemudian berujung menunda pernikahannya.

Menurut dia, generasi anak muda saat ini harus memiliki keberanian terutama untuk melangsungkan pernikahan.

Anies bertemu pemain film Takut Kawin (Foto: Moh. Fajri/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Anies bertemu pemain film Takut Kawin (Foto: Moh. Fajri/kumparan)

"Kalau mengenai tantangan rezeki lain-lain insyaallah sudah ada catatannya sendiri. Ada pembuka rezekinya, tapi yang penting justru adalah keberanian untuk menikah," tambahnya.

Anies juga berencana akan menonton film bergenre drama komedi tersebut. "Judulnya menarik, mudah-mudahan yang di sini juga enggak takut kawin," ucap Anies.

Menurut sang sutradara, Syaiful Drajat, film ini juga terinspirasi dari banyaknya remaja yang satu rumah namun belum menikah. Maka dari itu, ia berharap film ini dapat meresmikan hubungannya dalam tali perkawinan.

"Tadi Pak Gubernur bilang bahwa di Jakarta khususnya rata-rara remajanya takut kawin. Karena kebanyakan orang bukan takut kawin. Ada satu rumah tapi belum nikah. Dengan film ini insyaallah remaja-remaja pada nikah dan satu rumah," kata Syaiful.

Baik Herjunot, Babe Chabita dan Indah berharap film ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat khususnya masyarakat Jakarta. Junot secara khusus juga mengapresiasi Anies yang telah menerimanya di Balai Kota.

"Mudah-mudahan dengan kami datang ke sini dan didukung sama Pak Anies, apa yang disampaikan dari produser, maksud dari Pak Anies sampai setelah orang nonton filmnya kemudian mereka bisa mengambil pesan moral yang ada," harap Junot.