Kumparan Logo
Habib Rizieq menuju mobil tahanan
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (tengah) berjalan menuju mobil tahanan usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (13/12/2020) dini hari.

Pesan Habib Rizieq dari Penjara: Usut Terus Kasus 6 Pengawalnya yang Tewas

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Munarman di TPU Pondok Rangon. Foto: Ricky Febrian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Munarman di TPU Pondok Rangon. Foto: Ricky Febrian/kumparan

Bareskrim Polri telah menggelar rekonstruksi kasus baku tembak antara polisi dengan pengawal Habib Rizieq di Karawang, Jawa Barat. Melihat hal itu, FPI tampaknya tidak puas.

Sekum FPI Munarman mengatakan, dirinya baru mengunjungi imam besar FPI Habib Rizieq di tahanan Polda Metro Jaya. Rizieq berpesan agar kasus tewasnya 6 pengawalnya diusut sampai tuntas.

"Beliau menyampaikan pesan bahwa jangan berhenti berjuang dan tidak boleh melupakan pembantaian 6 syuhada, harus terus dibongkar sampai ke akar-akarnya," kata Munarman di Polda Metro Jaya, Senin (14/12).

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (tengah) berjalan menuju mobil tahanan usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (13/12/2020) dini hari. Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Munarman sudah melihat hasil rekonstruksi yang dilakukan polisi Senin dini hari. Dia menilai ada sejumlah keanehan dan perbedaan pernyataan dengan hasil rekonstruksi.

Misalnya soal 4 pengawal yang ternyata masih hidup saat berada di KM 50. Lalu soal cara membawa 4 pengawal Rizieq ke Polda Metro Jaya yang berakhir dengan ditembaknya mereka karena mencoba merebut senjata polisi.

Sejumlah anggota tim penyidik Bareskrim Polri memperagakan adegan saat rekonstruksi kasus penembakan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) di Karawang, Jawa Barat, Senin (14/12/2020) dini hari. Foto: Muhamad Ibnu Chazar/ANTARA FOTO

Melihat itu, Munarman meminta semua pihak untuk menghentikan fitnah terhadap 6 pengawal Rizieq yang tewas. Mereka sudah meninggal dan tak perlu diteruskan dengan kekerasan verbal lainnya.

"Mereka sudah jadi korban pembantaian secara fisik kemudian korban kekerasan verbal mereka difitnah sebagai pelaku, mereka difitnah membawa senjata dan mereka juga jangan sampai menjadi korban struktural, kekerasan struktural sehingga mereka tidak bisa membela dirinya karena sudah wafat sudah syahid," ujar Munarman.

"Jadi kita minta hentikanlah rekayasa-rekayasa kasus ini, hentikanlah kebohongan-kebohongan yang ada kita sama-sama berpijak pada fakta saja," ucap dia.