Pesan Kapolri untuk 140 Personel FPU 8 MINUSCA: Kalian Cerminan Indonesia

Polri melepas 140 personel Kontingen Garuda Bhayangkara Satuan Tugas (Satgas) Formed Police Unit (FPU) 8 MINUSCA untuk menjalankan misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Republik Afrika Tengah.
Pelepasan dilakukan di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (1/10). Upacara dipimpin Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen Untung Widyatmoko yang mewakili Kapolri.
"Dengan penuh kebanggaan, pada hari ini, 1 Oktober 2026, saya secara resmi melepas Kontingen Garuda Bhayangkara Satgas FPU 8 MINUSCA untuk melaksanakan tugas di Republik Afrika Tengah," kata Untung membacakan amanat Kapolri.
Untung menyebut, Kapolri juga meminta seluruh personel menjaga nama baik Indonesia dan Polri selama menjalankan misi internasional tersebut.
"Ingatlah selalu bahwa setiap langkah, sikap, dan tindakan kalian merupakan cerminan Indonesia. Kalian adalah duta bangsa yang membawa nama baik Indonesia dan Polri di daerah penugasan," ujarnya.
Untung mengatakan 140 personel tersebut terdiri dari 114 polispi laki-laki dan 26 polisi wanita. Mereka akan ditempatkan di Bangui, ibu kota Republik Afrika Tengah, untuk menggantikan FPU 7 yang telah menjalankan tugas selama 12 bulan.
"Rencananya akan kami berangkatkan tanggal 10 Oktober ini. Dan kontingen terdiri atas 140 personel, yang terdiri 114 polki dan 26 polwan yang insyaallah akan kami tempatkan di Afrika Tengah atau Central Africa, di Bangui tepatnya. Dan nanti akan merotasi dari FPU yang lama, FPU 7," ujar Untung.
Mereka akan menjalankan penugasan selama 12 bulan. Fokus utama personel FPU 8 adalah perlindungan terhadap warga sipil atau protection of civilians serta membantu menjaga stabilitas keamanan dan politik di Bangui.
"Fokusnya tentu saja menjadi tugas utama mereka untuk protection civilian, menjaga stabilitas keamanan politik di Bangui yang yang saat ini masih belum stabil," kata Untung.
Menurut Untung, kondisi keamanan di Bangui saat ini masih dipengaruhi konstelasi politik dan dinamika yang cukup tinggi. Dalam menjalankan misi, personel FPU 8 akan bergabung dengan unit kepolisian dari sejumlah negara lain.
Indonesia, kata dia, menjadi salah satu negara kontributor terbesar kelima dalam pasukan perdamaian PBB.
Sementara itu, Dansatgas FPU 8 MINUSCA Kombes Pol Alex F.L. Tobing mengatakan persiapan kontingen telah dilakukan selama tujuh bulan melalui latihan praoperasi di Pusmis, Serpong.
Alex menjelaskan keberangkatan personel akan dibagi dalam dua tahap. Sebanyak 14 personel yang tergabung dalam tim advance akan berangkat lebih dulu pada Sabtu (3/10).
Tim tersebut akan melakukan serah terima serta koordinasi dan komunikasi awal dengan berbagai komponen di wilayah misi.
"Tim advance direncanakan yang akan saya pimpin langsung beserta staf sebanyak 14 orang. Pada hari Sabtu tanggal 3, kita selaku tim advance akan berangkat mendahului ke Bangui untuk melaksanakan serah terima maupun koordinasi dan komunikasi awal dengan berbagai komponen di daerah misi," kata Alex
Sementara itu, 126 personel lainnya atau main body akan menyusul sekitar sepekan kemudian. Mereka akan melakukan rotasi penuh dengan personel FPU 7 yang telah menyelesaikan masa penugasan.
