Pesan KPK ke Panglima TNI Andika Perkasa: Sinergi Lawan Korupsi
·waktu baca 2 menit

KPK menyambut Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron berharap Andika bisa melanjutkan visi dan teladan antikorupsi di tubuh Tentara Nasional Indonesia.
"KPK mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Panglima TNI Jenderal Andhika Perkasa," kata Ghufron dalam keterangannya, Kamis (18/11).
"Kami berharap Panglima TNI melanjutkan visi dan tauladan antikorupsi di tubuh TNI maupun bagi masyarakat luas yang selama ini telah berjalan baik dan kami berharap sinergi KPK dengan TNI dapat terus ditingkatkan sebagai dedikasi bela negara masa kini yaitu 'melawan korupsi'," ucap Ghufron.
Andika dilantik menjadi Panglima TNI pada Rabu (17/11) oleh Presiden Jokowi di Istana Negara. Dia menggantikan Jenderal Hadi Tjahjanto yang memasuki masa pensiun. Serah terima jabatan Panglima TNI pun sudah dilakukan.
“Ini suatu kehormatan besar bagi saya dan keluarga atas kepercayaan yang diberikan oleh Presiden RI dan dukungan dari DPR RI sehingga akhirnya saya bisa dilantik,” kata Andika di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (17/11).
Terkait apa yang akan dikerjakan ke depan, Andika tak banyak berkomentar. Ia hanya menekankan program kerja yang ada akan dilanjutkan.
“Program kerja kita akan melanjutkan secara umum karena kita sudah dibatasi ruang-ruang yang sudah dicantumkan UU 34 Tahun 2004. Saya akan terus [lanjutkan] tapi memang detailnya saja dari tiap-tiap tugas itu yang perlu sedikit evaluasi di sana sini,” urai Andika.
Lebih lanjut, Andika berpesan kepada seluruh prajurit TNI di Indonesia bahwa ia ingin menjadi keluarga dari seluruh prajurit.
“Seluruh prajurit TNI di seluruh Indonesia, saya ingin kita menjadi bagian dari kita sendiri dan kita semua di tengah keluarga, teman maupun sanak saudara kita semua, karena kita adalah bagian dari mereka,” tandas Andika
