Pesan Lengkap Anies untuk Warga Jakarta Terkait Pencegahan Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menggelar konferensi pers terkait virus corona atau COVID-19 di Balai Kota, Jakarta. Foto: Efira Tama Thenu/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menggelar konferensi pers terkait virus corona atau COVID-19 di Balai Kota, Jakarta. Foto: Efira Tama Thenu/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menyampaikan pesan untuk menyikapi kondisi terkini penyebaran corona di Jakarta. Anies menekankan semua warga mengurangi kegiatan di luar yang melibatkan orang banyak.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta, Kamis (5/3). Foto: Efira Tamara Thenu/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta, Kamis (5/3). Foto: Efira Tamara Thenu/kumparan

"Semua warga Jakarta harus melakukan biasa yang disebut social distancing measure, yaitu menjaga jarak antar warga, mengurangi perjumpaan, menghindari kontak fisik, menjauhi tempat tempat berkumpul orang banyak. Untuk itu, ada beberapa hal yang saya sampaikan dan harap diperhatikan, ini semua untuk dilaksanakan," kata Anies dalam video yang dibagikan Pemprov DKI Jakarta, Minggu (15/3).

Berikut pesan lengkap Anies untuk warga Jakarta dalam menghadapi dan meminimalisir penyebaran corona:

Ibu bapak dan saudara sekalian, kita semua memantau perkembangan situasi COVID-19 di ibu kota, sejak awal kami tegaskan jangan panik jangan sekali-kali menganggap enteng, jangan anggap ringan atas masalah COVID-19 ini. kita harus waspada dan kita harus disiplin dalam mengatur interaksi.

Pencegahan penularan COVID-19 bisa hanya dilakukan pemerintah seluruh warga harus bekerja bersama, penularan ini terjadi karena interaksi dari orang ke orang, karena itu kita semua harus ambil tanggung jawab kita semua harus terlibat. Kita semua harus mencegah. Pencegahan ini harus dilakukan kita semua. Caranya bagaimana.

Dalam menjalani hari-hari ke depan, semua warga Jakarta harus melakukan biasa yang disebut social distancing measure, yaitu menjaga jarak antar warga, mengurangi perjumpaan, menghindari kontak fisik, menjauhi tempat tempat berkumpul orang banyak. Untuk itu, ada beberapa hal yang saya sampaikan dan harap diperhatikan, ini semua untuk dilaksanakan.

1. Jangan keluar rumah kecuali amat penting, sebisa mungkin kerjakan pertemuan secara jarak jauh. Jalankan ini dengan serius untuk anggota keluarga. Selamatkan diri sendiri. Selamatkan keluarga, dan itu artinya menyelematkan orang banyak.

2. Hindari tempat-tempat yang berpotensi jadi wahana penularan. Misalnya kawasan yang penuh pengunjung, kegiatan yang berdirinya atau duduknya saling berdekatan.

3. Tunda semua kegiatan pengumpulan orang banyak. Walaupun kegiatan mulia, walaupun kegiatannya baik dirasa perlu tapi jika tidak urgent, maka tunda saja. Misalnya arisan, pengajian, rapat-rapat, majelis taklim, dan sebagainya. Tunda dulu, di saat ini waktu sudah bisa terkendali.

4. Terkait kegiatan keagamaan, peribadatan, dalam kondisi seperti saat ini, lakukan kegiatan di rumah saja. Tunda semua kegiatan sifatnya bersama-sama, sampai kondisi penularan COVID-19 telah terkendali dengan baik.

5. Tunda kegiatan resepsi, jika resepsi pernikahan memang harus dilaksanakan, maka penyelenggara, harus melakukan langkah tegas dan disiplin, apa itu:

-harus ada petugas pemeriksa suhu tubuh para tamu sebelum masuk ruangan acara

- harus ada ruang isolasi untuk tamu bila ditemukan tidak sehat bisa diantarkan ke ruangan itu.

- harus ada hand sanitizer di pintu masuk dan pintu keluar

- tidak boleh ada jabat tangan, lakukan interaksi secara tanpa sentuhan.

Saya berpesan kepada semua penyelenggara pernikahan prosedur harus dilaksanakan dengan disiplin jangan merendahkan risiko penularan.

6. Saya mengajak orang tua untuk mengingatkan anak-anak agar tidak bepergian. Saat ini risiko penularan sedang tinggi. Ditiadakannya kegiatan belajar di sekolah ditiadakannya perkuliahan di kampus jangan dianggap masa sebagai liburan. Tujuannya agar semua berada di rumah. Jangan bepergian, jangan membuat kegiatan bersama di luar rumah walaupun sekolah tidak berkegiatan, kampus tidak berkegiatan.

7. saya berpesan kepada semua. Usahakan tidak bepergian ke luar kota, tunda rencana pulang kampung sampai kondisi penularan terkendali. Jangan sampai ada di antara kita yang pulang kampung dan tanpa disadari justru membawa virus tersebut ke kampung halaman atau wilayah lain karena Jakarta pada saatini merupakan salah satu tempat di mana virus tersebut telah menular dari satu pribadi ke pribadi lain.

Ibu bapak, dan saudara yang saya hormati.

Ada tiga hal amat penting untuk dikerjakan setiap pribadi kita dan harus dikerjakan oleh semua kita. yaitu:

1. Cuci tangan dengan sabun secara rutin dan sesering mungkin.

2. Hindari berjabat tangan dan bercium pipi dan gunakan metode lain untuk bersapa tanpa saling bersentuhan.

3. Gunakan masker jika flu atau batuk dan pastikan bila batuk atau bersin maka tutupi dengan tisu atau lipatan siku tangan.

Kita semua harus sadar bahwa COVID-19 itu tidak terlihat tapi bukan berarti tidak ada. Maka laksanakan social distancing measure yang saya sebutkan yaitu menjaga jarak interaksi antar warga secara amat disiplin. Kedispilinan adalah kunci. Dan dalam masa wabah seperti ini, jangan sungkan untuk menjaga jarak sosial.

Itu dilakukan demi menjaga kebaikan kita semua. Demi menjaga keselematan kita semua. Dan jika ada di antara kita yang merasakan gejala serupa COVID-19, atau pernah terpapar pada orang atau pernah mendatangi wilayah yang terjangkit COVID-19 harap hubungi 112 ata kontak WA di 0813 888376955.

Demikian pesan ini disampaikan untuk jadi perhatian. Untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Dengan rasa dispilin dan penuh tanggung jawab, tindakan disiplin setiap kita bisa melindungi diri sendiri , bisa melindungi tetangga, kolega, dan masyarakat semua.

Ibu, bapak dan saudara yang dicintai.

Insyaallah kita semua akan bisa melewati masa penuh tantangan dengan baik. Semoga kita semua diberi kekuatan diberikan kesehatan, terlindungi dari penyakit ini. Dan insyaallah kita bisa kembali berkegiatan seperti semula.

Terima kasih.

Assalamualaikum.