Pesan Muzani Finalis LKBB-PB: Utamakan Kepentingan Negara di Atas Segalanya

Ketua MPR Ahmad Muzani menutup rangkaian Lomba Kreasi Baris-Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) MPR 2026 di Gedung MPR/DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (5/9). Turut hadir mendampingi Muzani, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.
Dalam kesempatan itu, Muzani berpesan kepada para peserta untuk terus menumbuhkan rasa cinta kepada tanah air, bangsa, negara, konstitusi, dan Pancasila.
Menurutnya, proses tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi baris-berbaris dan pengibaran bendera, tetapi juga diharapkan dapat membentuk karakter serta rasa cinta terhadap negara.
“Ya, saya kira mereka adalah anak-anak terbaik yang sudah dihasilkan dari setiap provinsi dalam proses baris-berbaris, baik berbaris-berbaris, gerak pengibaran bendera, ataupun baris-berbaris sehingga cukup ketat mereka untuk bisa sampai datang ke Jakarta,” ujar Muzani.
“Prosesnya panjang melelahkan sehingga kami berharap itu memberi kejiwaan yang besar terhadap rasa cinta kepada negara, kepada bangsanya, dan kepada konstitusinya,” lanjutnya.
Karena itu, Muzani berharap para peserta yang telah mengikuti rangkaian LKBB-PB MPR 2026 dapat menjadi duta Empat Pilar MPR di daerah masing-masing.
“Untuk bisa menjadi duta empat pilar masing-masing, maka cara melatih yang paling baik adalah mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan segala-galanya, mengutamakan kepentingan orang lain juga menjadi pembelaan dari tindakan pribadinya masing-masing,” katanya.
Muzani juga mengingatkan para peserta bahwa perjalanan hingga bisa tampil di Gedung Senayan merupakan proses panjang. Ia menyebut kesempatan tersebut merupakan kebanggaan tersendiri bagi para peserta karena mereka datang mewakili provinsi masing-masing.
“Proses panjang yang kita lakukan untuk sampai di tempat yang terhormat ini adalah mimpi dari setiap anak muda di seluruh Indonesia. Untuk bisa masuk ke Gedung Senayan ini, dan ini adalah kebanggaan kita, Gedung kebanggaan kita,” ungkapnya.
Muzani kemudian meminta para peserta untuk terus menjaga kecintaan terhadap tanah air dan menjadi generasi yang mencintai bangsa, negara, konstitusi, serta Pancasila.
“Oleh karena itu, saudara-saudara sekalian, seleksi untuk mencapai gedung ini cukup panjang, cukup rumit, dan cukup melelahkan. Dimulai sejak awal tahun ini dan baru selesai pada bulan ini. Proses panjang ini akhirnya saudara telah akan segera diakhiri sore hari ini dan sebagai lomba tentu saja harus ada yang menang dan harus ada yang menerima selebihnya,” katanya.
Meski terdapat peserta yang keluar sebagai pemenang, Muzani menilai seluruh peserta yang berhasil mencapai tahap final merupakan juara.
“Karena juara yang sesungguhnya adalah mereka yang mencintai negara, juara yang sesungguhnya adalah mereka yang mencintai bendera, juara yang sesungguhnya adalah juara yang mencintai Pancasila, dan juara yang sesungguhnya adalah juara yang mencintai konstitusi,” ungkap dia.
Ia menekankan tantangan terbesar setelah mengikuti lomba bukan sekadar membawa pulang piala atau memperoleh penilaian dari dewan juri. Para peserta, kata Muzani, harus mampu menerapkan nilai-nilai yang telah disampaikan selama kegiatan dalam kehidupan sehari-hari.
“Dan itu hal yang tidak mudah. Karena itu, ini adalah latihan saudara menjadi pemimpin, latihan menjadi seorang yang bisa membela orang lain, latihan membela negara, dan latihan membela kepentingan orang banyak,” tuturnya.
Muzani berharap para peserta LKBB-PB MPR 2026 dapat menjadi calon pemimpin bangsa di masa mendatang.
“Karena itu saya berharap, jika saudara telah masuk gedung ini suatu hari, 10 tahun, 20 tahun, 30 tahun, mungkin 40 tahun yang akan datang, saudara akan masuk gedung ini menggantikan saya yang duduk yang berdiri hari ini di sini,” ujar dia.
“Maka bersyukurlah saudara semuanya bisa masuk gedung ini, meskipun dalam posisi sebagai finalis lomba kreasi baris berbaris, tapi setidaknya saudara telah mewakili provinsinya saudara masing-masing,” sambungnya.
Ia kemudian menyampaikan harapan agar kehadiran para peserta di Gedung Senayan menjadi awal perjalanan mereka menuju kepemimpinan nasional.
“Doa saya, mudah-mudahan kedatangan saudara-saudara semuanya, adik-adikku, anak-anakku di gedung ini adalah awal yang baik, saudara menjadi calon pemimpin bangsa pada masa yang akan datang,” tutur dia.
Muzani berharap LKBB-PB MPR dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang.
“Kami akan cek anggaran di tahun 2027, tapi ini akan kami pertahankan, kami pertahankan supaya lomba ini bisa berkelanjutan pada tahun yang akan datang. Karena respon dan harapannya sangat besar di setiap provinsi,” pungkas dia.
