Pesan Paus Fransiskus di Kamis Putih: Pastor Selalu Rendah Hati Seperti Yesus

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Paus Fransiskus mengadakan Misa Krisma pada Kamis Putih di dalam Basilika Santo Petrus di Vatikan, Kamis (1/4). Foto: Vatican Media/Handout via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Paus Fransiskus mengadakan Misa Krisma pada Kamis Putih di dalam Basilika Santo Petrus di Vatikan, Kamis (1/4). Foto: Vatican Media/Handout via REUTERS

Paus Fransiskus mengingatkan para pastor untuk selalu bersikap rendah hati seperti Yesus. Hal ini disampaikan Paus saat memimpin Misa Krisma pada Kamis Putih di Basilika Santo Petrus Vatikan, Kamis (1/4) waktu setempat.

Saat ini adalah musim Paskah kedua di bawah pembatasan COVID-19. Vatikan mengikuti pedoman pembatasan dari Italia.

Diberitakan Reuters, Paus memberkati sakramen gereja, para kardinal, uskup, dan sekitar 75 pastor saat memperbarui sumpah mereka.

Paus Fransiskus mengadakan Misa Krisma pada Kamis Putih di dalam Basilika Santo Petrus di Vatikan, Kamis (1/4). Foto: Vatican Media/Handout via REUTERS

Paus meminta mereka untuk selalu redah hati, mengingatkan bahwa Yesus tetap peduli terhadap orang-orang berdosa dan buangan dengan mengabaikan cemooh dari orang-orang yang merasa benar sendiri.

Secara tradisional pada kesempatan ini, selebran (uskup/pastor) mencuci dan mencium kaki 12 orang untuk memperingati sikap kerendahan hati Yesus kepada para Rasulnya, namun bagian ini dihilangkan karena pembatasan COVID-19.

Paus Fransiskus mengadakan Misa Krisma pada Kamis Putih di dalam Basilika Santo Petrus di Vatikan, Kamis (1/4). Foto: Vatican Media/Handout via REUTERS

Paus telah mendelegasikan seorang kardinal untuk memimpin acara Kamis Putih kedua di malam hari. Tak dijelaskan mengapa Paus mendelegasikan Misa malam.

Beberapa orang berspekulasi dia ingin beristirahat sebelum tiga hari yang sibuk. Dia diketahui menderita linu panggul, yang menyebabkan rasa sakit saat kambuh.

Paus Fransiskus akan memimpin dua kebaktian pada Jumat Agung dan Sabtu Suci. Pada Minggu Paskah, hari terpenting dalam kalender liturgi dia akan menyampaikan pesan "Urbi et Orbi", pesan kepausan dan pemberkatan apostolik yang ditujukan kepada Kota Roma dan kepada seluruh dunia.