Pesan Riza Patria di Musda ICMI Jakarta: Bangun Ekonomi Umat, Mulai dari Rumah

25 September 2022 11:42
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta sekaligus Ketua ICMI DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, dalam acara Musyawarah Daerah (Musda) ICMI Orwil Jakarta Selatan, di Ruang Serba Guna Kantor Walikota Jakarta Selatan, Minggu (25/9/2022). Foto: Zamachsyari/Kumparan
ADVERTISEMENT
Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta sekaligus Ketua ICMI DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, membuka acara Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah (Orwil) Kota Jakarta Selatan, di Ruang Serba Guna Kantor Wali kota Jakarta Selatan, Minggu (25/9).
ADVERTISEMENT
Dalam kegiatan ini turut hadir, Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Munjirin. Dengan mengusung tema "Inspiratif, transformatif, dan konsolidasi bersama ICMI DKI Jakarta," Musda ini sekaligus dalam rangka pergantian kepengurusan yang baru untuk ICMI Kota Jakarta Selatan.
Dalam sambutannya, Riza berharap ICMI tidak hanya berfokus kepada dakwah, tetapi juga mulai membangun ekonomi umat
"Jadi enggak usah mikirin dakwah lagi, pengajian, semua itu perlu, dakwah, pengajian tetap, seminar, diskusi, tetap sebagai bentuk daripada keintelektualan kita, tapi yang jauh lebih penting, fokus kepada membangun ekonomi umat. Kita mulai di rumah-rumah membangun home industri membangun UMKM yang ada di daerah dari rumah ke rumah," kata Riza.
Selama ini ICMI mayoritas diisi oleh kalangan intelektual dari kampus-kampus, dan juga aktivis masjid. Riza meminta, ke depannya, ICMI juga melibatkan ormas islam lain dan juga organisasi ekonomi, agar ICMI bisa lebih berkembang.
ADVERTISEMENT
"Sekarang dan ke depan saya minta selain kelompok umat dari masjid, selain juga dari kampus juga tapi juga dari organisasi-organisasi ormas Islam yang lain dan juga dari organisasi ekonomi, juga masyarakat ekonomi syariah, semuanya bergabung di ICMI," lanjutnya.
Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta sekaligus Ketua ICMI DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, dalam acara Musyawarah Daerah (Musda) ICMI Orwil Jakarta Selatan, di Ruang Serba Guna Kantor Walikota Jakarta Selatan, Minggu (25/9/2022). Foto: Zamachsyari/Kumparan
Lebih lanjut, Riza juga menyampaikan, selama ini umat islam tertinggal dalam hal ekonomi. Menurutnya, umat islam selama ini hanya menjadi konsumen, bukan produsen.
"Umat Islam ini apa yang tertinggal? Ekonomi yang tertinggal. Kita mayoritas, tapi urusan ekonomi jadi minoritas. Umat Islam ini hanya sebagai konsumen bukan produsen, jadi umat ini dimanfaatkan sebagai pembeli saja," ujar Riza
Terakhir, Riza berpesan kepada ICMI untuk lebih fokus dalam mengembangkan ekonomi umat mulai dari sekup terkecil.
ADVERTISEMENT
"Kalau kayak begitu umat enggak akan maju kita hanya sebagai konsumen harus mulai menjadi produsen mulai dari yang kecil jualan dari yang kecil," pungkasnya.

Rhesa Yogaswara Terpilih Jadi Ketua Umum ICMI Orda Jaksel

Ketua ICMI Jakarta Selatan periode 2022-2027, Rhesa Yogaswara. Foto: Zamachsyari/kumparan
Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Jakarta Selatan memutuskan Rhesa Yogaswara terpilih sebagai Ketua Umum ICMI Orda Jaksel.
Pemilihan tersebut berdasarkan aklamasi dan musyawarah mufakat yang melibatkan 10 kecamatan yang berada di wilayah kota administrasi Jakarta selatan.
Setelah cukup lama ICMI vakum, Rhesa berharap ke depannya ICMI Jakarta Selatan dapat bekerja sama dengan pemerintah Kota Jakarta Selatan untuk membangun masyarakat.
"Jadi di sini kita mencoba untuk bisa selalu berselaras, saling mengisi dengan pemerintah Kota Jakarta Selatan untuk bisa mengimplementasikan program-programnya dengan pemikiran-pemikiran juga yang tentunya membangun untuk masyarakat, bangsa dan negara," kata Rhesa.
Ketua ICMI Jakarta Selatan periode 2022-2027, Rhesa Yogaswara. Foto: Zamachsyari/kumparan
Lebih lanjut, Rhesa juga akan membangun ICMI dengan visi mendongkrak ekonomi umat. Sebab, Rhesa menilai saat ini ekonomi di Indonesia masih menjadi PR yang harus sama-sama dibenahi.
ADVERTISEMENT
"Kemudian kita dari sisi sektornya, ya memang harus kita tekankan di ekonomi, karena apa? Karena kalau sektor-sektor yang lain Indonesia sudah unggul, tapi kalau ekonomi kita masih banyak PR yang harus kita dongkrak, kalau belum ada yang mampu ya kita ajak mampu,"pungkasnya.