Pesawat Airbus Iran Air di Bandara Bushehr Hancur Diserang AS-Israel

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bangkai pesawat Airbus A-300 maskapai Iran Air Foto: AFP/HENGHAMEH FAHIMI
zoom-in-whitePerbesar
Bangkai pesawat Airbus A-300 maskapai Iran Air Foto: AFP/HENGHAMEH FAHIMI

Sebuah pesawat milik Iran Air yang terparkir di Bandara Bushehr, Iran, hancur pada Selasa (3/3). Berdasarkan foto yang beredar, terlihat pesawat jenis Airbus A319 hancur di area bandara.

Pesawat itu hancur imbas serangan Amerika Serikat dan Israel dalam operasi Epic Fury.

"Sebuah pesawat penumpang IranAir Airbus 319 menjadi sasaran serangan rezim Amerika-Israel hari ini di Bandara Bushehr di Iran selatan," tulis akun Kedutaan Besar Iran di Tokyo dikutip, Kamis (5/3).

Belum ada laporan korban imbas serangan di Bandara Bushehr itu.

X post embed

Bandara Mehrabad Teheran Juga Diserang

Sementara kantor berita Iran Mehr News Agency, melaporkan serangan juga menyasar area sekitar Bandara Mehrabad di Teheran.

Media tersebut merilis foto yang memperlihatkan kepulan asap abu-abu membubung di belakang area yang tampak seperti landasan pacu.

"Teroris Amerika-Zionis menyerang area sekitar Bandara Mehrabad di bagian barat ibu kota," tulis Mehr.

Kepulan asap membubung setelah ledakan yang dilaporkan terjadi di Teheran pada Sabtu, (28/2/2026). Foto: Atta Kenare/AFP

Diserang Rudal dan Jet Tempur

Operasi militer AS–Israel menyerang Iran sejak Minggu (28/2) dalam oprasi Epic Fury. Pasukan AS dan Israel meluncurkan rudal balistik dan rudal jelajah Tomahawk dari kapal perang di Teluk Persia, serta melakukan serangan udara menggunakan jet tempur generasi kelima F-22 dan F-35.

Imbas serangan itu, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas.

Iran merespons serangan AS-Israel dengan meluncurkan serangan rudal dan drone ke berbagai target. Drone Shahed milik Iran menjadi salah satu senjata utama dalam serangan balasan tersebut.