Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros Sempat Berada di Luar Jalur Pendaratan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pesawat Indonesia Air Transport. Foto: PT Indonesia Air Transport
zoom-in-whitePerbesar
Pesawat Indonesia Air Transport. Foto: PT Indonesia Air Transport

Pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport yang hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) pukul 13.17 WITA sempat berada di luar jalur pendaratan Bandara Hasanuddin. Pesawat yang berangkat dari Yogyakarta itu membawa 8 kru dan 3 penumpang.

AirNav Indonesia melaporkan pada pukul 04.23 UTC atau 12.23 WITA pesawat rute Yogyakarta-Makassar itu telah diarahkan melakukan pendekatan ke landasan RWY21 Bandara Hasanuddin UPG. Namun pesawat tidak berada di jalurnya.

"Pesawat tidak berada pada jalur yang seharusnya, sehingga dilakukan pengarahan ulang oleh ATC (air traffic control)," demikian laporan tersebut.

ATC setempat telah memberikan beberapa arahan kembali untuk pesawat tersebut agar kembali ke jalur pendaratan. Namun setelah itu pesawat hilang kontak.

"⁠Setelah arahan terakhir, komunikasi dengan pesawat terputus (loss contact)," tutur keterangan itu.

Tim SAR telah dikerahkan untuk mencari keberadaan pesawat itu. Belum ada laporan soal kondisi pesawat maupun penumpang dan kru.