Pesawat Ethiopian Airlines Salah Mendarat di Bandara Zambia yang Masih Dibangun

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Ethiopian Airlines. Foto: Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ethiopian Airlines. Foto: Reuters

Pesawat kargo Ethiopian Airlines yang terbang dari Addis Ababa ke Zambia secara tidak sengaja mendarat di bandara yang masih dalam pembangunan pada Minggu (4/4) waktu setempat.

Sekretaris tetap Kementerian Transportasi Misheck Lungu mengatakan, pesawat menabrak landasan di bandara yang belum selesai di Provinsi Copperbelt Utara Zambia, yang saat ini dilayani oleh Bandara Internasional Simon Mwansa Kapwepwe sekitar 15 kilometer (sembilan mil) jauhnya. Dia menyebut pendaratan itu merupakan kesalahan

"Ketika dia akan mendarat, dia berkomunikasi dengan radar dan mereka mengatakan kepadanya, 'Kami tidak dapat melihatmu'," kata Lungu dikutip dari AFP, Selasa (6/4).

"Jadi dia menggunakan penglihatannya karena dia tidak memiliki kendali dan mendarat di bandara yang masih dalam pembangunan," lanjutnya.

Setelah pendaratan yang keliru, pilot kemudian menerbangkan pesawat ke tujuan aslinya.

Dia memastikan tak ada kerusakan yang terjadi akibat insiden itu. Sementara para penyelidik yang bekerja sama dengan otoritas Zambia, akan memberikan laporan komprehensif atas insiden tersebut.

Sementara itu, seorang juru bicara mengatakan pilot belum diberi tahu tentang pembangunan bandara baru dengan orientasi arah landasan pacu yang sama seperti yang ada.

"Fakta bahwa tidak ada NOTAM (pemberitahuan kepada awak pesawat) dan jarak yang dekat antara kedua bandara mungkin telah berkontribusi pada insiden tersebut," kata juru bicara tersebut.

Adapun bandara bandara baru buatan China di provinsi itu awalnya dijadwalkan akan dibuka pada pertengahan 2020. Namun ditunda karena pandemi COVID-19.