Pesawat Jatuh di Timika, Susi Air Minta Maaf dan Fasilitasi Perawatan Korban

23 Juni 2022 19:20
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pesawat Jatuh di Timika, Susi Air Minta Maaf dan Fasilitasi Perawatan Korban (9940)
zoom-in-whitePerbesar
Penemuan dan evakuasi pesawat Susi Air yang kecelakaan, di Timika Papua, Kamis (23/6/2022) Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
Susi Air menyampaikan keprihatinan dan permintaan maaf atas kecelakaan pesawat Pilatus Porter PK-BVM dengan nomor penerbangan 9424. Pesawat rute Timika-Duma itu jatuh setelah lepas landas dari Timika pada pukul 05.32 WIT.
ADVERTISEMENT
Kecelakaan diketahui oleh Basarnas pada pukul 05.54 WIT usai mendapatkan ELT (Emergency Locator Transmitter) salah satu pesawat Susi Air telah diaktifkan.
"Susi Air menyampaikan keprihatinan sekaligus meminta maaf kepada masyarakat khususnya para penumpang atas terjadinya insiden kecelakaan pesawat Susi Air jenis pesawat Pilatus Porter PK-BVM Flight nomor penerbangan 9424 dengan rute penerbangan dari Timika menuju Duma lepas landas pada pukul 05:32 WIT, dengan waktu tempuh 20-30 menit sampai di Duma," tulis keterangan Managing Director Susi Air Geoffrey, Kamis (23/6).
Geoffrey menerangkan setelah menerima ELT, Susi Air melakukan pengecekan pada sistem informasi penerbangan dan segera menjalankan prosedur tanggap darurat.
"Informasi insiden kecelakaan diterima pertama kali oleh Susi Air pada pukul 06.33 WIT yang disampaikan oleh salah satu pesawat Caravan milik Susi Air yang terbang tanggap darurat di atas area Duma dan melihat jatuhnya pesawat Pilatus Porter PK-BVM, lokasi kecelakaan berada 3 nautical mile dari landasan pesawat Duma," kata Geoffrey.
Pesawat Jatuh di Timika, Susi Air Minta Maaf dan Fasilitasi Perawatan Korban (9941)
zoom-in-whitePerbesar
Evakuasi korban kecelakaan pesawat Susi Air, di Timika, Papua, Kamis (23/6/2022). Foto: Basarnas Timika
Geoffrey menjelaskan pesawat mengangkut seorang pilot dan 6 penumpang dewasa yang terdiri dari 5 pria dan 1 wanita. Seluruh penumpang maupun pilot selamat dalam insiden itu. Mereka telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat di Timika.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Seluruh penumpang serta pilot pesawat telah dipastikan selamat dan telah dievakuasi serta telah mendapat perawatan, untuk itu Susi Air memberikan perhatian khusus guna mengurus dan memfasilitasi kebutuhan bagi para penumpang dan pilot yang memerlukan perawatan," kata Geoffrey.
Tidak hanya memfasilitasi perawatan untuk para korban, Susi Air juga membuka jalur komunikasi untuk keluarga korban.
"Untuk kepentingan komunikasi dan informasi bagi keluarga korban maka kami telah menyediakan nomor kontak khusus yang dapat dihubungi: 0811-2113093 (Yacho) atau 0813-15861548 (Ricardo)," jelas Geoffrey.

Insiden Kecelakaan Pesawat Diselidiki

Pesawat Jatuh di Timika, Susi Air Minta Maaf dan Fasilitasi Perawatan Korban (9942)
zoom-in-whitePerbesar
Evakuasi korban kecelakaan pesawat Susi Air, di Timika, Papua, Kamis (23/6/2022). Foto: Basarnas Timika
Peristiwa kecelakaan yang terjadi pada Kamis pagi itu dilakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebabnya. Susi Air, kata Geoffrey, bersama dengan instansi pemerintah yang berwenang telah memulai penyelidikan resmi sesuai standar operasi penerbangan. Hasil penyelidikan nanti akan digunakan sebagai bahan evaluasi.
ADVERTISEMENT
"Susi Air akan menyampaikan update perkembangan informasi selanjutnya dari hasil penyelidikan tersebut, dan akan menggunakan informasi tersebut untuk perbaikan dan mengantisipasi timbulnya insiden serupa di kemudian hari sebagai komitmen Susi Air terhadap keselamatan penerbangan sebagai prioritas utama (safety first)" kata Geoffrey.
"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang luar biasa kepada BASARNAS, TNI, Kepolisian, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Pemerintah Daerah dan Instansi terkait daerah lainnya yang telah sangat membantu evakuasi penyelamatan para korban dan merespons dengan cepat insiden kecelakaan ini. Untuk beberapa waktu ke depan Susi Air memastikan akan terus bekerja sama dengan semua instansi terkait dalam rangka penyelidikan insiden kecelakaan ini," pungkas Geoffrey.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020