Pesawat Tergelincir di Bandara Myanmar, 17 Orang Terluka

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sebuah pesawat penumpang Biman Bangladesh terlihat setelah tergelincir dari landasan pacu Bandara Internasional Yangon di Yangon, Myanmar. Foto: AFP/Ye Aung THU
zoom-in-whitePerbesar
Sebuah pesawat penumpang Biman Bangladesh terlihat setelah tergelincir dari landasan pacu Bandara Internasional Yangon di Yangon, Myanmar. Foto: AFP/Ye Aung THU

Pesawat maskapai Bangladesh tergelincir di bandara Yangon, Myanmar, ketika mendarat di tengah cuaca buruk. Sedikitnya 17 orang terluka dalam peristiwa ini.

Diberitakan Reuters, pesawat maskapai Biman Bangladesh Airlines itu mengangkut 29 penumpang dan empat kru dalam penerbangan dari Dhaka, Bangladesh, ke Yangon pada Rabu malam (8/5).

Sejumlah petugas evakuasi korban selamat pesawat Biman Bangladesh setelah tergelincir dari landasan pacu Bandara Internasional Yangon di Yangon, Myanmar. Foto: AFP/Myo Kyaw Soe

Dalam foto-foto yang tersebar, pesawat Bombardier Dash 8 itu rusak parah, sayapnya patah, teronggok di rerumputan pinggir landasan pacu.

facebook embed

Duta Besar Bangladesh untuk Myanmar Manjurul Karim Khan Chowdhury mengatakan, 17 orang terluka ringan dan telah dibawa ke rumah sakit.

"Penyebabnya, kata pilot kepada saya, adalah cuaca buruk - angin kencang. Dia mencoba mendarat, tapi pesawat tiba-tiba terpelanting, ke atas dan bawah dengan keras," kata Chowdhury.

Sejumlah petugas evakuasi korban selamat pesawat Biman Bangladesh setelah tergelincir dari landasan pacu Bandara Internasional Yangon di Yangon, Myanmar. Foto: AFP/Myo Kyaw Soe

Menurut laporan AFP, para penumpang pesawat tersebut berkewarganegaraan Bangladesh, Myanmar, Kanada, China, India, Prancis dan Swiss.

Kecelakaan penerbangan sipil jarang terjadi di Myanmar, namun insiden pesawat militer beberapa kali tercatat di negara itu. Pada 2017 misalnya, 122 orang tewas dalam kecelakaan pesawat militer di laut Andaman, insiden aviasi terburuk Myanmar.