Pesawat yang Jatuh di Afghanistan Diduga Milik Perusahaan Asing

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pesawat Boeing 737 400. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Pesawat Boeing 737 400. Foto: Shutter Stock

Sebuah pesawat yang diduga berjenis Boeing jatuh di Provinsi Ghazni, Afghanistan, Senin (27/1). Dilaporkan esawat itu membawa 83 orang.

Dikutip dari Reuters, menurut pejabat setempat pesawat yang jatuh itu diduga milik maskapai Ariana Afghan. Namun Ariana Afghan membantah hal itu dan menyatakan tidak ada pesawat mereka yang jatuh.

Belum diketahui maskapai pesawat itu, namun dua pejabat di Provinsi Ghazni menduga pesawat itu milik perusahaan asing. Pihak berwenang masih terus melakukan pencarian di lokasi jatuhnya pesawat.

"Tidak ada informasi pasti tentang korban dan nama maskapai itu," kata Gubernur Provinsi Ghazni Wahidullah Kaleemzai kepada media lokal TOLOnews.

kumparan post embed

Sementara seorang pejabat pertahanan di ibu kota Afghanistan, Kaboul mengatakan tidak ada penerbangan asing yang dilakukan oleh Amerika Serikat maupun NATO di langit Afghanistan. Ia belum mendapat informasi lebih lanjut terkait pesawat nahas itu.

Sebelumnya juru bicara provinsi Ghazni, Arif Noor, mengatakan pesawat yang jatuh itu bertipe Boeing. Pesawat tersebut dalam perjalanan dari Herat menuju Kabul.

"Sebuah pesawat Boeing milik Ariana Afghan Airlines, jatuh di wilayah Sado Khel, distrik Deh Yak, provinsi Ghazni, sekitar pukul 13.10 waktu setempat," kata Noori.

Wilayah jatuhnya pesawat itu dilaporkan berada di kekuasaan milisi Taliban. Media setempat memberitakan, anggota Taliban berada di tempat jatuhnya pesawat dan berusaha memadamkan api